Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Warga Terkejut Terjadi Hujan Es di Kota Pasuruan, BMKG: Masuk Musim Pancaroba

badge-check


					Hujan angin, disertai petir meggelegar, serta butiran es sebesar jempol manusia terjadi di tiga wilayah kecamatan Kota Pasuruan, Sabtu sore, 31 Januari 2026. Foto: Instagram@pasuruankekinian Perbesar

Hujan angin, disertai petir meggelegar, serta butiran es sebesar jempol manusia terjadi di tiga wilayah kecamatan Kota Pasuruan, Sabtu sore, 31 Januari 2026. Foto: Instagram@pasuruankekinian

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PASURUAN– Hujan es melanda Kota Pasuruan, Jawa Timur, pada Sabtu, 31 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, mengejutkan warga setempat.

Fenomena ini terjadi di beberapa wilayah, termasuk Kelurahan Mandaranrejo dan Petahunan (Kecamatan Panggungrejo dan Gadingrejo), serta Desa Tambakrejo, Bendungan, dan Kraton (Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan).

Butiran es bervariasi dari ukuran kerikil hingga sebesar kelereng, turun bersamaan dengan hujan deras, angin kencang, dan petir selama sekitar 10 menit. Warga seperti Atmuji dan Irsya merekam kejadian, dengan suara dentuman keras saat es mengenai atap rumah.

Warga sempat panik, termasuk pemancing yang motornya jatuh akibat angin, tapi belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan signifikan. Fenomena ini disebabkan awan Cumulonimbus saat pancaroba, menurut Kepala BMKG setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi, menjelaskan bahwa hujan es disebabkan oleh awan Cumulonimbus yang tampak gelap dan tebal.

Ia juga mengimbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, karena kondisi sebelumnya cerah lalu tiba-tiba berubah menjadi hujan deras dan angin kencang.

Belum ada laporan kerusakan material atau korban jiwa dari kejadian ini menurut BPBD. Pernyataan ini sejalan dengan penjelasan BMKG setempat mengenai fenomena pancaroba. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Trending di News