Menu

Mode Gelap

Headline

Waskita Karya Membangun 5 Sekolah Rakyat Rp 1,65 T, Progres Pekerjaan Lebih Cepat dari Rencana

badge-check


					Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jombang sedang dikebut, progresnnya lebih cepat dari perencanaan. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jombang sedang dikebut, progresnnya lebih cepat dari perencanaan. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus dikebut.

Proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya ini bahkan mencatat progres pekerjaan melampaui target rencana awal.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan Sekolah Rakyat Jombang merupakan bagian dari paket kontrak gabungan di lima wilayah, yakni: Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Tuban. Total nilai kontrak gabungan proyek tersebut mencapai Rp1,165 triliun.

Site Manager PT Waskita Karya, Dwi Setiawan, mengatakan hingga minggu ke-9 pelaksanaan, progres pembangunan telah melampaui rencana kumulatif yang ditetapkan.

“Rencana kumulatif 5,75 persen, untuk realisasi sudah mencapai 7,27 persen. Deviasinya positif 1,52 persen. Saat ini pekerjaan sudah memasuki minggu ke-9 dan mendekati minggu ke-10,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan fisik di lapangan saat ini difokuskan pada struktur utama bangunan. Sejumlah tahapan yang tengah dikerjakan meliputi pemancangan, pembesian, serta pengerjaan kolom di beberapa gedung.

“Saat ini kami fokus pada proses pancang di beberapa gedung, kemudian pembesian dan pengerjaan kolom, untuk pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan,” jelasnya.

Menurut Dwi, proyek Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono ditargetkan rampung dalam waktu 365 hari kalender, atau hingga akhir Desember 2026.

Untuk menunjang kelancaran pekerjaan, berbagai alat berat telah dikerahkan di area proyek. Meski demikian, pihak kontraktor menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan kerja tetap menjadi prioritas utama.

“Di lokasi terdapat banyak alat berat. Untuk segi keamanan, kami menerapkan SOP ketat agar tidak terjadi mapping material maupun gangguan dokumentasi di area proyek,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dwi menyebut Sekolah Rakyat Jombang dibangun di atas lahan seluas sekitar 5 hektare. Luas bangunan dibuat variatif karena terdiri dari beberapa gedung yang akan menunjang berbagai fasilitas Sekolah Rakyat.

“Luas lahan sekitar 5 hektare dengan bangunan yang variatif karena terdapat beberapa gedung untuk fasilitas SR, ada fasilitas belajar, olahraga, dan makan,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Era Baru Hukum Pidana: Tidak Harus Berakhir di Penjara

26 Januari 2026 - 22:46 WIB

Ada di Lokasi Sebelum Lula Lahfah Meninggal, Polisi Periksa Reza Arap sebagai Saksi

26 Januari 2026 - 21:48 WIB

Kejaksaan Ringkus Buron 4 Tahun dari Jombang, Hariyono Jualan Pecel di Karawang

26 Januari 2026 - 20:22 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Residivis Curanmor, Sita 34 Barang Bukti Motor

26 Januari 2026 - 20:04 WIB

Kasus Hukum Hogi Minaya, Kajari Sleman Tempuh Jalur Restorativie Justice Sepakat Damai

26 Januari 2026 - 19:45 WIB

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

26 Januari 2026 - 18:18 WIB

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

Trending di Headline