Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Waskita Karya Membangun 5 Sekolah Rakyat Rp 1,65 T, Progres Pekerjaan Lebih Cepat dari Rencana

badge-check


					Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jombang sedang dikebut, progresnnya lebih cepat dari perencanaan. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jombang sedang dikebut, progresnnya lebih cepat dari perencanaan. Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terus dikebut.

Proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya ini bahkan mencatat progres pekerjaan melampaui target rencana awal.

Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan Sekolah Rakyat Jombang merupakan bagian dari paket kontrak gabungan di lima wilayah, yakni: Kabupaten Gresik, Kota Surabaya, Kabupaten Jombang, Kabupaten Sampang, dan Kabupaten Tuban. Total nilai kontrak gabungan proyek tersebut mencapai Rp1,165 triliun.

Site Manager PT Waskita Karya, Dwi Setiawan, mengatakan hingga minggu ke-9 pelaksanaan, progres pembangunan telah melampaui rencana kumulatif yang ditetapkan.

“Rencana kumulatif 5,75 persen, untuk realisasi sudah mencapai 7,27 persen. Deviasinya positif 1,52 persen. Saat ini pekerjaan sudah memasuki minggu ke-9 dan mendekati minggu ke-10,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan fisik di lapangan saat ini difokuskan pada struktur utama bangunan. Sejumlah tahapan yang tengah dikerjakan meliputi pemancangan, pembesian, serta pengerjaan kolom di beberapa gedung.

“Saat ini kami fokus pada proses pancang di beberapa gedung, kemudian pembesian dan pengerjaan kolom, untuk pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan,” jelasnya.

Menurut Dwi, proyek Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono ditargetkan rampung dalam waktu 365 hari kalender, atau hingga akhir Desember 2026.

Untuk menunjang kelancaran pekerjaan, berbagai alat berat telah dikerahkan di area proyek. Meski demikian, pihak kontraktor menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan kerja tetap menjadi prioritas utama.

“Di lokasi terdapat banyak alat berat. Untuk segi keamanan, kami menerapkan SOP ketat agar tidak terjadi mapping material maupun gangguan dokumentasi di area proyek,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dwi menyebut Sekolah Rakyat Jombang dibangun di atas lahan seluas sekitar 5 hektare. Luas bangunan dibuat variatif karena terdiri dari beberapa gedung yang akan menunjang berbagai fasilitas Sekolah Rakyat.

“Luas lahan sekitar 5 hektare dengan bangunan yang variatif karena terdapat beberapa gedung untuk fasilitas SR, ada fasilitas belajar, olahraga, dan makan,” pungkasnya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di News