Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Malam Penuh Duka di Spanyol: Dua Kereta Cepat Bertabrakan 39 Tewas 120 Luka-luka

badge-check


					Dua kereta cepat betabrakan di Spanyol selatan dekat Adamuz, Provinsi Córdoba, pada Minggu malam 18 Januari 2026. Sedikitnya 39 orang tewas dan lebih dari seratus lainnya luka-luka dalam insiden tersebut. Foto: bbc Perbesar

Dua kereta cepat betabrakan di Spanyol selatan dekat Adamuz, Provinsi Córdoba, pada Minggu malam 18 Januari 2026. Sedikitnya 39 orang tewas dan lebih dari seratus lainnya luka-luka dalam insiden tersebut. Foto: bbc

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SPANYOL– Tabrakan dua kereta cepat di Spanyol pada Minggu, 18 Januari 2026, menewaskan sedikitnya 39 orang dan melukai lebih dari 120 lainnya.

Insiden ini terjadi di dekat kota Adamuz, Provinsi Cordoba, dan dianggap sebagai kecelakaan kereta terburuk dalam satu dekade.​

Kecelakaan terjadi pukul 19.45 waktu setempat di jalur lurus yang baru direnovasi pada Mei 2025. Sebuah kereta milik Iryo keluar rel, menabrak kereta Renfe yang datang dari arah berlawanan menuju Huelva, menyebabkan gerbong depan Renfe jatuh ke lereng setinggi 4 meter.​

Korban tewas naik dari 21 menjadi 39 orang, dengan 5 luka sangat serius, 24 luka serius (termasuk 4 anak), dan sisanya luka ringan hingga sedang.

Layanan darurat mengerahkan ambulans, unit ICU bergerak, dan pos medis di lokasi, sementara layanan kereta cepat Madrid-Andalusia ditangguhkan.​

Menteri Transportasi Oscar Puente menyebut insiden ini “sangat aneh” karena jalur datar dan kereta Iryo berusia kurang dari 4 tahun. Investigasi masih berlangsung untuk menentukan faktor pasti.​

Perdana Menteri Pedro Sanchez menyampaikan duka cita di X, menyebutnya “malam penuh duka bagi Spanyol”.​

Penyelidikan awal kecelakaan tabrakan dua kereta cepat di Spanyol pada 18 Januari 2026 belum menetapkan penyebab pasti, karena proses investigasi masih berlangsung.

Menteri Transportasi Oscar Puente menyatakan insiden ini “sangat aneh”, mengingat jalur datar, lurus, dan baru direnovasi pada Mei 2025, serta kereta Iryo yang terlibat berusia kurang dari 4 tahun.​

Kereta Iryo keluar rel terlebih dahulu, menabrak kereta Renfe dari arah berlawanan, tapi faktor pemicu seperti kesalahan sinyal, kecepatan berlebih, atau kegagalan teknis belum dikonfirmasi.​

Tim investigasi nasional dan Eropa sedang memeriksa kotak hitam serta rekaman sinyal; update terbaru belum mengungkap penyebab sementara secara spesifik.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Trending di News