Menu

Mode Gelap

Nasional

Noel: Ada Parpol dan Ormas di Balik Kasus K3

badge-check


					Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, saat kena OTT KPK . Dok.KPK Perbesar

Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, saat kena OTT KPK . Dok.KPK

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, menjalani sidang perdana di PN Jakarta Pusat pada Senin (19/1/2026) terkait dugaan pemerasan penerbitan Sertifikat K3.

Kepada media, ia mengaku siap menghadapi proses hukum dan menyebut ada keterlibatan satu partai politik serta satu ormas, namun identitasnya baru akan diungkap pekan depan.

Noel menegaskan banyak perusahaan melawan kebijakannya saat menjabat, dan keterlibatan partai serta ormas memperkuat konflik tersebut.

Ia menolak wacana abolisi, menyatakan tanggung jawab atas perbuatannya, serta menilai presiden sebaiknya fokus pada kepentingan rakyat.

Selain itu, Noel mengkritik KPK yang dianggap gagal menjalankan fungsi pencegahan korupsi dan justru membangun narasi keliru dalam kasus Sertifikat K3.

Ia berharap praktik penegakan hukum berbasis kebohongan dapat dihentikan.**

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Patroli Siber BPOM Bongkar 34,8 Juta Produk Ilegal di E-Commerce

7 Maret 2026 - 21:59 WIB

Digitalisasi Peternakan: Smart Kandang Jawab Tantangan Lahan Terbatas

7 Maret 2026 - 21:31 WIB

PLN Gercep Pulihkan Jaringan Listrik Sidoarjo

7 Maret 2026 - 21:08 WIB

Agus Bumi Indonesia: Takjil untuk Kebersamaan di Tugu Yogyakarta

7 Maret 2026 - 08:44 WIB

Ritel Keluhkan Impor Barang Telat Datang: Momentum Lebaran Hilang

6 Maret 2026 - 21:48 WIB

Jelang Lebaran, Permintaan Kredit Mobil Bekas Multifinance Makin Kencang

6 Maret 2026 - 21:40 WIB

Mal Geber Diskon 70-80%, Target Transaksi Tembus Rp 53 T

6 Maret 2026 - 21:29 WIB

Bapanas Awasi Ketat Harga Daging dan Minyak Goreng di Ramadan 1447 H

5 Maret 2026 - 15:06 WIB

Lebaran 2026: Skema One Way Tol Trans-Jawa Resmi Diberlakukan

5 Maret 2026 - 14:55 WIB

Trending di Nasional