Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Musrenbang Gununggedangan, Ekonomi Unggulan Jadi Sorotan

badge-check


					Kelurahan Gununggedangan menjadi salah satu yang melaksanakan Musrenbang dengan tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027. Dok.Diskominfo Perbesar

Kelurahan Gununggedangan menjadi salah satu yang melaksanakan Musrenbang dengan tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027. Dok.Diskominfo

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Musrenbang 2027 tingkat kelurahan.

Pada Senin (19/1), Kelurahan Gununggedangan menjadi salah satu yang melaksanakan Musrenbang dengan tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2027.

“Meningkatkan Ketahanan Ekonomi dan Sosial melalui Daya Saing Sektor Keunggulan Daerah.”

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan fokus pembangunan 2027 mencakup tiga hal utama: memperkuat ketahanan ekonomi, menjaga sosial budaya, serta meningkatkan daya saing sektor unggulan.

“Ketahanan ekonomi dan sosial budaya sangat penting di tengah dinamika global. Daerah harus mampu bertahan dengan mengoptimalkan potensi unggulan,” ujar Ning Ita.

Ia menyoroti pembangunan Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) dan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Gununggedangan sebagai peluang strategis penguatan ekonomi lokal.

Program ini diharapkan menghubungkan potensi warga dengan program nasional, sehingga masyarakat dapat menjadi pemasok pangan, bahan baku, dan produk unggulan melalui koperasi.

SPPG yang dikelola Badan Gizi Nasional diharapkan membuka akses pasar bagi pelaku usaha lokal, sementara KKMP menjadi wadah ekonomi kerakyatan sekaligus etalase produk masyarakat.

Meski anggaran kelurahan menyesuaikan kebijakan nasional, pembangunan tetap didukung perangkat daerah. Pada 2025, realisasi pembangunan di Gununggedangan mencapai lebih dari Rp1,6 miliar.

“Musrenbang adalah ruang partisipasi masyarakat untuk menentukan prioritas. Dengan anggaran terbatas, program harus dipilih yang benar-benar berdampak bagi kesejahteraan warga,” tegasnya.

Melalui Musrenbang ini, Pemkot Mojokerto berharap sinergi antara program nasional, daerah, dan potensi lokal dapat terwujud, sehingga pembangunan menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi berbasis sektor unggulan.**

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

RI Posisi ke-4 Kemiskinan Tertinggi Versi Bank Dunia, di Bawah Timor Leste

2 September 2026 - 19:02 WIB

Sertifikasi Halal Berpotensi Buat Harga Kosmetik RI Naik

2 September 2026 - 18:50 WIB

Koleksi Baru KBS, Kura-Kura Aldabra Raksasa Hadir untuk Pertama Kalinya

1 September 2026 - 20:00 WIB

Harga BBM di SPBU Pertamina Naik Mulai 1/9/2026, Cek Rincian Harga

1 September 2026 - 19:35 WIB

Beras Premium Ukuran 5 Kg Langka, Peritel Ungkap Biang Keroknya

1 September 2026 - 19:23 WIB

Trending di Nasional