Menu

Mode Gelap

News

Pesan Terakhir Faradila: Aku Ojo Dipateni, Iki Kartu ATM Karo PIN Tak Serahke Sampeyan!

badge-check


					Polda Jatim telah melaksanakan reksontruksi kasus tewasnya mahasiswi UMM Faradila, akibat sakit hati iparnya Briptu Agus Sulaiman. Foto: tvOne Perbesar

Polda Jatim telah melaksanakan reksontruksi kasus tewasnya mahasiswi UMM Faradila, akibat sakit hati iparnya Briptu Agus Sulaiman. Foto: tvOne

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PROBOLINGGO– Kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Faradila Amalia Najwa, 21, melibatkan pesan terakhir korban yang memohon ampun sambil menyerahkan kartu ATM beserta PIN-nya kepada pelaku.

Pesan itu berbunyi “Aku ojo smapeyan pateni, iki kartu ATM karo PIN tak serahkan sampeyan!” yang menunjukkan ketakutan ekstrem korban terhadap kakak iparnya, oknum polisi Bripka AS, saat dilakukan rekonstruksi, 13 Januari 2026.

Faradila Amalia Najwa (21), mahasiswi UMM asal Probolinggo, ditemukan tewas di sungai Jalan Raya Purwosari, Pasuruan, pada 16 Desember 2025, setelah diduga dicekik dan dibuang jasadnya. Korban mengalami kekerasan fisik berat dan dugaan kekerasan seksual sebelum meninggal.

Pelaku utama Bripka Agus Saleman atau Bripka Agus Sulaiman, anggota Polsek Krucil Polres Probolinggo, ditetapkan tersangka pada 18 Desember 2025 bersama Suyitno, dengan motif sakit hati dan penguasaan harta (kartu ATM berisi Rp80-90 juta). Mereka merekayasa skenario begal palsu, termasuk membeli helm untuk pengelabuan.

Rekonstruksi pada 13 Januari 2026 mengungkap 15 adegan, termasuk penyekapan di mobil Bripka AS dari Malang ke Batu, eksekusi, dan pembuangan jasad. Penyidik Polda Jatim menemukan dua HP korban, kendaraan pelaku, serta saksi kunci sebagai bukti.

Motif pembunuhan Faradila Amalia Najwa melibatkan dua faktor utama: rasa sakit hati pelaku dan keinginan menguasai harta korban.

Penyebab Sakit Hati

Pelaku Bripka AS (Agus Sulaiman), kakak ipar korban, merasa iri karena Faradila dipilih ayahnya (mertua pelaku) sebagai bendahara keluarga untuk mengelola keuangan usaha orang tua yang sukses. Hubungan pelaku dan korban tidak harmonis, memicu dendam pribadi yang memuncak hingga pembunuhan.

Pelaku mengambil kartu ATM korban berisi Rp80-90 juta beserta PIN yang diserahkan korban dalam pesan terakhirnya, serta barang berharga lainnya yang hilang pasca kejadian. Polda Jatim mengonfirmasi motif ekonomi ini melalui jejak transaksi dan olah TKP, menolak dugaan asmara.

Suyitno (alias SY, 38 tahun) merupakan tersangka kedua dalam kasus pembunuhan Faradila Amalia Najwa, mahasiswi UMM, yang ditangkap setelah melarikan diri ke Pamekasan.

Suyitno adalah warga Blok Duren, Desa Kertosuko, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dan teman sejak kecil Bripka Agus Sulaiman (AS), kakak ipar korban. Ia dikenal warga sebagai orang biasa yang tak pernah bermasalah, kemungkinan terlibat karena diajak atau diimingi oleh Bripka AS, terkait bisnis pupuk bersama.

Suyitno membantu Bripka AS dalam pembunuhan, termasuk mencekik korban terlebih dahulu sebelum pelaku utama melanjutkan, serta terlibat pembuangan jasad di sungai Purwosari, Pasuruan. Keterlibatan ini terungkap melalui rekonstruksi 15 adegan pada Januari 2026, meski keterangan keduanya sempat berbeda hingga dikonfrontasi polisi. **

En lien
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

35 dari 125 Rudal Iran Lolos Jatuh di Tel Aviv, Iron Dome Israel Terbukti Tidak Sakti

4 Maret 2026 - 12:57 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Efek Perang Teluk, PT Chandra Asri Pacific Umumkan Kondisi Force Majeure

4 Maret 2026 - 12:05 WIB

Butuh Alat Berat Pindahkan Batu Besar yang Menutup Jalur Km 16 JLS Trenggalek

4 Maret 2026 - 11:14 WIB

Bupati Gresik Instruksikan Dinas PUTR Tambal Jalan Kartini dan Veteran, Meski Masuk Kewenangan Pusat

4 Maret 2026 - 11:00 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Pemkot Mojokerto Salurkan Hibah dan Zakat

4 Maret 2026 - 09:35 WIB

11 Tersangka OTT Pekalongan Tiba di KPK, Termasuk Bupati Fadia Alrafiq dan Sekda Mohammad Yulian Akbar

3 Maret 2026 - 23:46 WIB

Delapan Orang Luka Berat dan Ringan, Kecelakaaan Beruntun 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

3 Maret 2026 - 23:19 WIB

JLS KM 16-17 Terjadi Longsor Jalur Trenggalek – Ponorogo Putus Total

3 Maret 2026 - 22:53 WIB

Trending di Headline