Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Menyeberang Harus Tunggu Aba-aba, Jombang Usulkan Fasilitas Pintu KA di Desa Nglele

badge-check


					Ilustrasi perlintasa sebidang rel KA. Foto: ist Perbesar

Ilustrasi perlintasa sebidang rel KA. Foto: ist

Penulis:  Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG— Di Perlintasan sebidang Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, pengamanan kereta api masih dilakukan secara manual.

Setiap kali KA melintas, palang darurat berbahan bambu ditutup dan kendaraan dari dua arah harus berhenti menunggu petugas memberi aba-aba.

Kondisi itu membuat Pemerintah Kabupaten Jombang mengusulkan penambahan palang pintu permanen di sejumlah perlintasan rawan, terutama di Nglele dan Plandi.

Dinas Perhubungan Jombang menyebut kedua titik itu hingga kini belum dilengkapi sistem pengamanan tetap.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dishub Jombang, Sugianto, mengatakan masih ada dua lokasi yang belum memiliki palang pintu permanen.

Keduanya masih dikelola secara swadaya oleh pemerintah desa dengan dukungan petugas sukarelawan.

“Masih ada dua lokasi yang belum dilengkapi palang pintu permanen, yakni di Nglele, Sumobito, dan di Plandi, Kecamatan Jombang,” ujarnya, demikian mengutip dari rri.id.

Dari total 22 perlintasan kereta api di Kabupaten Jombang, delapan titik berada di bawah pengelolaan PT KAI, sementara 12 titik lainnya menjadi kewenangan Dishub Jombang.

Dua titik sisanya masih menggunakan pengamanan sederhana dan belum memiliki perlengkapan yang memadai.

Pada perlintasan Nglele, pembangunan palang pintu permanen telah direncanakan tahun ini, namun masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan.

Sementara di Plandi, pembatasan operasional diberlakukan, yakni hanya untuk kendaraan roda dua dengan jam lintas mulai pukul 03.00 hingga 22.00 WIB.

Bagi warga sekitar, usulan itu menjadi harapan lama yang kembali menguat.

Palang pintu permanen bukan hanya soal ketertiban lalu lintas, tetapi juga keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur rel.

18.000 Perlintasan 

Presiden Prabowo kepada Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan akan memberikan bantuan Rp4 triliun, untuk membangun 18.000 flyover seluruh Jawa di lokasi perlintasan sebidang rel kereta api.

Pernyataan disampaikan saat presiden membesuk korban kecelakaan KA di perlintasan sebidang Bekasi Tinur, 30 April 2026. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

351 Siswa SMAN 1 Sampang Cilacap Keracunan MBG: 6 Rawat Inap 19 Kondisi Memburuk Dirujuk ke RSUD

23 September 2026 - 23:02 WIB

Siap Dibawa ke Ranah Hukum, Gus Ipul: Fitnah Ada Aliran Dana Rp480 M ke Muktamar 35 NU di Jombang

23 September 2026 - 22:25 WIB

244 Anak Siswa PAUD/ TK Kecamatan Bawang Batang Dibawa ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Masakan MBG

23 September 2026 - 21:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (60): Manifesto Komunis Lahirkan Kaum Bolshevik

23 September 2026 - 21:07 WIB

Trending di News