Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Netizen Marah ke Gus Ipul: Lelang Sepatu Siswa SR Rp700.000/ Pasang Pagu Rp 27,5 Miliar

badge-check


					Gus Ipul Perbesar

Gus Ipul

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

JAKARTA, SWARAJOMBANG.COM-– Akibat melelang dengan pagu Rp700.000 dengan anggaran Rp25,7 miliar, Menteri Sosial Saifulah Yusuf dimarahi netizen.

Harganya berlebihan dan membuka peluang korupsi. Angka Rp700.000, menurut netizen berlebihan. Pada umumnya paling mahal Rp 200.000 – 250.000/ pasabg untuk pelajar.

Merespon kritikan itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat yang disebut mencapai Rp700 ribu per pasang.

“Kalau sekarang disebut Rp700 ribu, nanti bisa hasilnya jauh di bawah itu. Karena ada proses lelang.” Kata dia saat diberondong pertanyaan wartawan di Kedungcowek, Surabaya, Minggu, 3 April 2026.

“Saya sudah pastikan tidak boleh ada lobi, tidak boleh ada titipan, tidak boleh ada rekayasa dalam proses pengadaan.”

“Saya dan Pak Wamen telah berkomitmen untuk tidak akan ikut-ikut dalam proses pengadaan. Lakukan sesuai prosedur, sesuai ketentuan yang ada. Jika ada pelanggaran, saya sendiri tidak segan-segan akan melaporkan ke aparat penegak hukum.” Kata Gus Ipul.

Pernyataan itu disampaikan di Surabaya, saat Gus Ipul meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kedung Cowek, Minggu, 3 Mei 2026.

Ia menegaskan angka itu belum harga final, melainkan masih hitungan awal yang bisa turun setelah proses pengadaan dilakukan secara terbuka.

Gus Ipul mengatakan pemerintah tidak menetapkan harga sepatu secara sepihak, melainkan melalui mekanisme lelang terbuka atau e-purchasing.

Menurut dia, proses tersebut justru dibuat agar harga yang diperoleh lebih efisien dan transparan.

Sorotan terhadap anggaran ini muncul setelah dokumen Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) memuat alokasi sekitar Rp27,5 miliar untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu siswa Sekolah Rakyat pada 2026. Jika dibagi rata, angka itu setara dengan sekitar Rp700 ribu per pasang.

Di tengah kritik publik, Kemensos menegaskan seluruh anggaran Sekolah Rakyat memang disiapkan untuk kebutuhan siswa, mulai dari makan-minum, seragam, hingga perlengkapan sekolah termasuk sepatu.

Gus Ipul juga memastikan tidak ada ruang untuk titipan, lobi, atau rekayasa dalam proses pengadaan barang.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendukung kebutuhan pendidikan siswa dari keluarga yang membutuhkan.

Karena itu, menurut Gus Ipul, angka Rp700 ribu yang ramai dibicarakan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai harga akhir, sebab nilainya masih bisa berubah setelah mekanisme pengadaan berjalan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tiga Kiriman Narkoba dari Malaysia Libatkan Pilot dan Kopilot, Nilai Rp 127 Miliar

6 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Menelisik Akar Terorisme (45): Orang Mapan Eropa-Amerika Isap Darah Budak

5 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Jombang, Bupati Warsubi Copot Hartono sebagai Kepada Bapperinda

5 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Ringkus Kopilot Malaysia Bawa Narkoba, Datul Husein Kagum Sekaligus Heran kepada BC dan BNN

5 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Wifi Rufio Teknologi Menembus Dinding, Realmrbert: Lonceng Matinya Privasi!

5 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Sempat Kabur, Maling Motor Tak Berkutik Diringkus Polisi

4 Agustus 2026 - 14:06 WIB

RI Tangkap 10 Pilot Malaysia 2021-2026, Dimanfaatkan Kartel Jadi Kurir Narkoba

4 Agustus 2026 - 09:04 WIB

Lolos dari Negara Asal, Kopilot Malaysia Tertangkap Bawa 12,7 Kg Narkoba di Bandara Soetta

4 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Mantan Ketum HIPMI Akbar Himawan Penerima Rp3,5 M, Kasus Gratifikasi DJKA Sumut

3 Agustus 2026 - 21:38 WIB

Trending di News