Menu

Mode Gelap

News

Mandala Siswa SMP 4 Samarinda Meninggal Dunia Akibat Sepatu Kekecilan

badge-check


					Ratnsari, tengah, saat diwawancara media wartawan, Minggu, 3 April 2026. Foto: instagram@kawanku.id Perbesar

Ratnsari, tengah, saat diwawancara media wartawan, Minggu, 3 April 2026. Foto: [email protected]

Penulis:  Mulawarman  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAMARINDA- Mandala Rizky Syahputra, 15, siswa SMK Negeri 4 Samarinda,  Kalimantan Timur, meninggal dunia. Disebabkan infeksi, akibat dipaksakan kaki ukuran 44 mengenakan sepatu ukuran 40.

Akibatnya,  muncul luka, bengkak, dan infeksi yang makin parah karena ia tetap beraktivitas sekolah dan magang dengan memendam siksaan sepatu kesempitan.

Sakitnya berkembang bertahap: awalnya pegal di jari kaki, lalu menjalar ke punggung kaki, pinggang, dan punggung, sementara nafsu makannya menurun dan tubuhnya makin lemah.

Sepatu kenangan mendiang Mandala yang masih disimpan oleh ibunya. Foto: [email protected]

Mendiang, menurut  Ratnawati, orang tua tunggal Mandala, sakitnya itu dari kakinya. Bahkan saat magang di Ramayana, ia harus berdiri dengan dalam kondisi kaki kesakitan.

Keluarganya sempat berusaha mencari pengobatan, tetapi keterbatasan ekonomi membuat penanganannya tidak maksimal.

Mandala kemudian meninggal pada Jumat, 24 April 2026, dan sejumlah laporan menyebut kematiannya sebagai komplikasi kesehatan yang berawal dari masalah sepatu yang terlalu kecil.

Remaja itu pun saat meninggal diberangkatan dari sekolahnya, bahkan dimandikanbserta dikafani disana.

Mengapa? Karena ia tinggal di sebuah rumah Nama ibunya disebut Ratnasari, sementara dari informasi yang muncul, rumah duka berada di Perumahan Karpotek Blok GG, Samarinda.

Kondisi rumahnya memang tak mungkin melaksanakan upacara pemakaman Mandala, sehingga jenazah dimandikan, dikafani serta diberangkatkan dari SMPN 4.

Kabar ini kemudian didengar dan mendapat perhatian dari Rina Zainun, Ketua TRC PPA Kaltim.

Ia pun menegaskan bahwa kasus Mandala tidak bisa disederhanakan hanya sebagai persoalan sepatu sempit.

Menurut dia, yang lebih penting dilihat adalah kondisi kesehatan korban yang memburuk, latar belakang ekonomi keluarga, dan empati dari pihak-pihak yang merespons kasus ini.

Ia bahkan menyebut peristiwa ini sebagai tamparan keras bagi dunia pendidikan, karena ada unsur kelalaian sosial yang ikut memperburuk keadaan anak.

Rina Zainun mengatakan sepatu kekecilan hanya menjadi pemicu awal, sedangkan penyebab kematian Mandala adalah kondisi sakit yang kemudian muncul dan memburuk.

Ia juga menilai respons pejabat terkait kasus itu kurang menunjukkan empati.

Mandala Rizky Syahputra diduga mulai sakit setelah memaksakan memakai sepatu yang kekecilan.

Luka dan infeksi pada kaki kemudian memburuk, tubuhnya melemah, hingga akhirnya ia meninggal dunia pada 24 April 2026.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Cabut Kewenangan Polisi Dialihkan ke TNI, Analis: Kembali ke Dwi Fungsi ABRI

16 Mei 2026 - 21:30 WIB

Pelatihan Kebersihan Lingkungan Poltekes Surabaya di Plumbon Gambang, Beri Filter Air untuk 20 Pengusaha Depo Air Isi Ulang

16 Mei 2026 - 19:59 WIB

Budi Daya Unta di Indonesia, Peluang Baru Bisnis Kurban

15 Mei 2026 - 19:32 WIB

4 TKW Karawang 9 Bulan Disekap di Libya, Dedi Mulyadi: Kita Beresi Mereka Pulang ke Indonesia Hari Ini

15 Mei 2026 - 13:35 WIB

Kebakaran Lantai V Operasi Jantung RSUD Dr Soetomo, Petugas Evakuasi Puluhan Pasien Satu Meninggal Dunia

15 Mei 2026 - 10:09 WIB

File KDMP Jombang Diakui Titipan Penguasa Jombang, M. Basuki Dicopot Proses Rekrutmen Dibatalkan

14 Mei 2026 - 17:55 WIB

Merokok dan Main Games, Achmat Syahri Minta Maaf Besok Diperiksa Gerindra

14 Mei 2026 - 13:42 WIB

Lelang Sepatu Rp700.000/ Pasang, Gus Ipul: Dua Pejabat Dicopot Sementara

14 Mei 2026 - 09:17 WIB

Pinter Ngaji Layanan NIB Gratis Saat CFD Minggu 17 Mei 2026 di Jombang

13 Mei 2026 - 22:54 WIB

Trending di News