Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Polisi dan Keluarga Pastikan Jasad Fernando Carreras, Tragedi Kapal KM Putri Sakinah

badge-check

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman sebagai SMC mengonfirmasi penemuan setelah proses DVI bersama Polres Manggarai Barat dan keluarga, memastikan identitas korban berusia 44 tahun. Jenazah tiba di RSUD sekitar pukul 10.00 WITA untuk pemeriksaan lebih lanjut. Foto: Instagram@bbcindonesia
Perbesar

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman sebagai SMC mengonfirmasi penemuan setelah proses DVI bersama Polres Manggarai Barat dan keluarga, memastikan identitas korban berusia 44 tahun. Jenazah tiba di RSUD sekitar pukul 10.00 WITA untuk pemeriksaan lebih lanjut. Foto: Instagram@bbcindonesia

Penulis: Reynaldi Pranata     |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LABUAN BAJO– Kepolisian NTT telah mengkonfirmasi bahwa jenazah yang ditemukan di perairan Labuan Bajo pada Minggu pagi, 4 Januari 2026, adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF, korban tragedi KM Putri Sakinan 26 Desember 2025.

Tim SAR gabungan menemukan jenazah Fernando Martin Carreras pada Minggu, 4 Januari 2026, pukul 08.45-08.47 WITA di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo.​​

Penyisiran dimulai oleh tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT, yang pertama kali melihat jenazah mengapung dalam posisi telungkup dan mengenakan celana oranye. Tim SAR langsung mendekati, mengangkat jenazah ke kapal, dan membawanya ke RSUD Labuan Bajo untuk identifikasi medis serta visum.​​

Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman sebagai SMC mengonfirmasi penemuan setelah proses DVI bersama Polres Manggarai Barat dan keluarga, memastikan identitas korban berusia 44 tahun. Jenazah tiba di RSUD sekitar pukul 10.00 WITA untuk pemeriksaan lebih lanjut.​

​Jenazah ditemukan mengapung di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo, sekitar pukul 08.45-08.47 Wita oleh Tim SAR gabungan.

Jenazah dalam posisi telungkup dibawa ke RSUD Labuan Bajo untuk identifikasi lebih lanjut, dan keluarga serta polisi telah memastikan identitasnya sebagai warga negara Spanyol.​​

Fernando adalah korban hilang dari kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di Labuan Bajo. Sebelumnya, jenazah diduga putrinya juga ditemukan, sementara dua anak lainnya masih dicari. Operasi SAR memasuki hari kesepuluh saat penemuan ini.​​

Tragedi kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Labuan Bajo dimulai pada 26 Desember 2025 dan berujung pada penemuan jenazah Fernando Martin Carreras pada 4 Januari 2026.​

Kapal KM Putri Sakinah (27 GT) berangkat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo sekitar pukul 13.00 WITA menuju Pulau Kambing, membawa 11 orang termasuk Fernando Martín Carreras (44), istri, empat anaknya (usia 7-12 tahun), pemandu wisata, dan empat ABK.

Sekitar pukul 20.30-20.45 WITA di Selat Padar (23 mil laut dari pelabuhan), mesin mati saat cuaca ekstrem dengan ombak 2-3 meter, menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam dalam gelap.​

Tujuh orang dievakuasi hidup-hidup oleh kapal Nepton dan tim SAR gabungan (Basarnas, TNI AL, KSOP). Jenazah perempuan (diduga putri Fernando) ditemukan 29 Desember di utara Pulau Seraya; serpihan kapal dan barang ditemukan hari-hari sebelumnya.

Jenazah Fernando ditemukan mengapung 4 Januari pukul 08.45-08.47 WITA antara Pulau Seraya dan Rinca, dievakuasi ke RSUD Labuan Bajo, dan dikonfirmasi polisi serta keluarga. Dua korban lain masih dicari saat operasi SAR hari ke-10.​

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, juga menguatkan temuan SAR dengan detail visum dan protokol DVI, sementara Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko memerintahkan perpanjangan operasi pencarian dua korban tersisa.

Kronologi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah (27 GT) di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, terjadi pada Jumat malam, 26 Desember 2025, melibatkan 11 orang di kapal termasuk keluarga Fernando Martin Carreras.​

  • Pukul 13.00 WITA: Kapal berangkat dari Pelabuhan Marina Waterfront Labuan Bajo menuju Pulau Kambing untuk wisata.​

  • Pukul 20.30-20.45 WITA: Saat melintas Selat Padar (23 mil laut dari pelabuhan), mesin mati di tengah gelap dan cuaca ekstrem dengan ombak 2-3 meter.​

  • Sekitar pukul 21.00 WITA: Kapal terbalik dan tenggelam akibat swell mendadak setelah gelombang tinggi menghantam.

Tujuh orang diselamatkan oleh kapal Nepton dan tim SAR gabungan (Basarnas, TNI AL, KSOP) pada Sabtu dini hari; empat hilang termasuk Fernando dan tiga anaknya. Operasi SAR diluncurkan segera, dengan penemuan jenazah pertama (diduga putri Fernando) pada 29 Desember di utara Pulau Seraya.​

**

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

8 Nov 2026 - 13:49 WIB

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

8 Nov 2026 - 13:27 WIB

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis
Trending di Nasional