Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, GAYO LUWES– Banjir bandang susulan melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada hari Kamis pukul 16.30 WIB, 1 Januari 2026. Menyebabkan mobil dinas Camat Pantan Cuaca hanyut terbawa arus sungai Tripe di wilayah Beneran atau Jembatan Seneren.
Bencana dipicu hujan deras intensitas tinggi sejak sehari sebelumnya, membuat Sungai Tripe meluap dengan arus bercampur lumpur, batu, dan kayu.
Mobil dinas camat hanyut sekitar pukul 16:30 WIB saat melintas jembatan yang ambruk, sementara banjir menutup akses jalan utama ke RSUD dan desa-desa seperti Kuta Lintang, Blangkejeren.
Ribuan hektare sawah terendam lumpur, rumah warga di Kampung Palok rata dengan tanah, perkebunan rusak, dan warga kesulitan mobilitas menggunakan perahu kecil. Bupati Gayo Lues menginstruksikan pendataan cepat kerusakan sebelum masa tanggap darurat berakhir.
Camat Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues, adalah M. Hasan Nurdin, S.Pi. dikabarkan selamat dlama insiden tersebut. Mobil dinasnya yang hanyut terbawa arus telah terparkir sejak November 2025 akibat longsor sebelumnya, dan tidak sedang dikendarai saat insiden.
Insiden serupa di Pantan Cuaca sebelumnya melibatkan pejabat terjebak longsor/banjir tapi selamat setelah berjalan kaki, meski akses terputus. Bupati memantau pemulihan, tapi prioritas pada korban umum dan infrastruktur. **
Nama Camat Kecamatan Pantan Cuaca, Gayo Lues, adalah M. Hasan Nurdin, S.Pi.
Camat ini aktif melantik pejabat desa seperti Zakaria sebagai PJ Pengulu di wilayahnya, menunjukkan peran administratif rutin sebelum banjir bandang 1 Januari 2026. Mobil dinasnya yang hanyut terbawa arus telah terparkir sejak November 2025 akibat longsor sebelumnya, dan tidak sedang dikendarai saat insiden.
Tidak ada laporan cedera atau korban jiwa terkait camat dalam berita banjir susulan, dengan fokus pemulihan infrastruktur seperti jembatan Seneren.






