Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Kader Posyandu Lima Desa Ikuti Refreshing Implemntasi Desa Iman di Puskesmas Pulo Lor Jombang

badge-check


					Sekitar 50 kader posyandoi di loima desa wiulayah binaan Puskesmas Pulo Lor, Jombang, mengikuti acara refreshing Desa Iman, 1 Desember 2025. Foto: Jombangkab.go.id Perbesar

Sekitar 50 kader posyandoi di loima desa wiulayah binaan Puskesmas Pulo Lor, Jombang, mengikuti acara refreshing Desa Iman, 1 Desember 2025. Foto: Jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo    |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Untuk memperkuat peran kader posyandu sebagai ujung tombak program imunisasi, Puskesmas Pulo Lor Jombang mengadakan kegiatan refreshing bagi kader imunisasi pada Senin, 1 Desember 2025, bertempat di aula puskesmas.

Acara ini melibatkan kader dari lima desa di wilayah kerja Puskesmas, yaitu Desa Pulo Lor, Denanyar, Banjardowo, Sumberjo, dan Plosogeneng.

Melalui pendekatan interaktif, materi disusun agar kader tidak hanya memahami pentingnya imunisasi dasar, lanjutan, dan tambahan, tetapi juga mampu mengkomunikasikan informasi tersebut secara efektif ke masyarakat.

Hal ini penting mengingat kader berperan sebagai penggerak langsung di lapangan yang dapat memperkuat penerimaan dan cakupan imunisasi.

Bidan Anggar Liyana, sebagai Koordinator Pelayanan Imunisasi, menegaskan bahwa imunisasi tidak hanya membantu meningkatkan kekebalan individu terhadap penyakit PD3I, tetapi juga menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) yang melindungi seluruh masyarakat.

Implementasi inovasi DESA IMAN (Imunisasi Mantap) menuntut dukungan sinergis dari semua pihak, termasuk petugas kesehatan, kader, PKK, dan tokoh masyarakat (toga dan toma).

Kader juga dilibatkan dalam pendataan sasaran imunisasi secara akurat, pelaksanaan sweeping untuk balita yang belum lengkap imunisasinya, serta peningkatan pencatatan dan pelaporan melalui sistem manual dan aplikasi Asik.

Dengan keterampilan dan kepercayaan diri yang meningkat usai kegiatan ini, kader diharapkan mampu menjalankan peran edukasi dengan lebih optimal demi tercapainya target imunisasi yang lebih baik di wilayah masing-masing.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menkeu Purbaya sebut Bea Cukai Sarang Korupsi dan Kebal Hukum, Hasan Nasbi: Silakan Diperika!

3 Juli 2026 - 13:52 WIB

Usul Resmi Komisi I DPRD: Nama Jawa Barat Diubah Jadi Provinsi Pasundan

3 Juli 2026 - 12:54 WIB

Ompreng BGN Kualitas 304 Dikorupsi Rp217 Miliar, Jaksa Tetapkan Brigjen Lalu M. Iwan Jadi Tersangka

3 Juli 2026 - 11:38 WIB

1.077 BUMN Tinggal 300 Saja, Kejaksaan Agung Siapkan Audit Sampai ke Erick Thohir

3 Juli 2026 - 08:28 WIB

Arab Saudi Sudah Berani Tolak Pangkalan Amerika, Jaga Stabilitas Bersama Iran

2 Juli 2026 - 22:06 WIB

Dinyatakan Pailit: Tamat Sudah PT DOK, Utang Rp427 M Aset Hanya Rp200 M 637 Orang Menganggur

2 Juli 2026 - 20:01 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

Virus Nona Meledak di Dunia: Inikah Indonesia Pop (I-Pop) Siap Tantang K-Pop

2 Juli 2026 - 15:24 WIB

Trending di News