Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Bimtek Juknis MBG Revisi III Perkuat Garda Gizi di Kabupaten Mojokerto

badge-check


					Bimtek tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, pada Sabtu (15/11) malam. Dok.Diskominfo Perbesar

Bimtek tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, pada Sabtu (15/11) malam. Dok.Diskominfo

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperkuat pelayanan gizi daerah melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Pembahasan Juknis Revisi III Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan ini bertujuan menyeragamkan pemahaman mengenai mekanisme terbaru, menyegarkan kembali tugas dan fungsi petugas gizi, serta memastikan implementasi MBG berjalan lebih terarah dan tepat sasaran sesuai ketentuan Pemerintah Pusat.

Bimtek tersebut digelar di Rumah Dinas Wakil Bupati Mojokerto, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, pada Sabtu (15/11) malam.

Kegiatan yang diikuti para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian.

Wakil Bupati menegaskan, para Kepala SPPG adalah garda terdepan yang menentukan keberhasilan pelaksanaan MBG di lapangan.

“Anda semua adalah motor penggerak. Tanpa peran semuanya, seluruh aturan dan kebijakan hanya akan menjadi dokumen tanpa dampak,” tegas Wabup.

Menurutnya tantangan pemenuhan gizi di Mojokerto dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi sosial ekonomi keluarga, pemahaman masyarakat tentang pangan bergizi, serta pola konsumsi anak dan remaja yang belum ideal.

“MBG bukan hanya soal menyediakan makanan sehat, tetapi juga mengubah perilaku konsumsi masyarakat. Ini tugas mulia sekaligus tantangan besar,” ujarnya.

Ia juga berharap Bimtek tersebut tidak hanya menjadi forum pembelajaran teknis, tetapi juga menumbuhkan komitmen baru dalam peningkatan layanan pemenuhan gizi serta memperkuat komunikasi antar petugas gizi di Mojokerto Raya.

“Penguatan kapasitas garda gizi diharapkan dapat mendorong implementasi MBG yang lebih efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, lansia, dan kelompok rentan lainnya,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Trending di Nasional