Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Roti Gambang Indonesia Masuk Daftar 50 Roti Terbaik di Dunia

badge-check


					Roti gambang merupakan salah satu kuliner khas Betawi yang asalnya dari adaptasi roti yang menjadi sarapan para noni zaman pendudukan Belanda. Perbesar

Roti gambang merupakan salah satu kuliner khas Betawi yang asalnya dari adaptasi roti yang menjadi sarapan para noni zaman pendudukan Belanda.

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Roti itu universal, tapi wujudnya mengikuti budaya. Dari injera Ethiopia yang asam sampai simit Turki berbalut wijen, tiap negara punya versi comfort food berbahan gandum, jagung, singkong, hingga sorgum.

Dan di antara nama-nama besar itu, Indonesia hadir lewat roti gambang. Roti gambang merupakan ikon lawas Jakarta yang manis wangi gula aren dan kayu manis.

Roti gambang (Indonesia) ialah roti gandum bertekstur padat dengan cita rasa gula aren dan kayu manis. Bentuknya memanjang berwarna cokelat, namanya merujuk pada alat musik tradisional gambang.

Secara teknik, ia merekam pengaruh kolonial Belanda, mirip tradisi biskuit rempah dan kue kering yang kemudian diadaptasi lidah Nusantara. Paling pas diseruput bersama teh Jawa atau Sumatra.

Ragam dunia: dari datar, berlapis, hingga beragi alami

Lavash (Armenia): Lembaran tipis dipanggang di dinding tungku tandoor, sampai diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO.

Baguette (Prancis): Simbol kuliner negeri anggur, renyah di luar, empuk di dalam.

Injera (Ethiopia): Terbuat dari teff, difermentasi menjadi roti spons berasa asam, sekalian jadi “alat makan”.

Roti canai (Malaysia): Lapis-berlapis, gurih mentega, lahir dari pengaruh India dan jadi bintang sarapan di warung mamak.

Ciabatta (Italia): Baru diciptakan 1980-an untuk menandingi baguette dan ini menjadi bukti roti terus berevolusi.

Pumpernickel (Jerman): Murni tepung gandum hitam, dipanggang lama hingga 24 jam untuk rasa manis-gelap alami.

Tortilla jagung (Meksiko): Tipis, dibakar di comal, hasil nixtamalization yang bikin jagung lebih bergizi.

Sangak (Iran): Dipanggang di atas kerikil panas, hasilnya bergelembung, kenyal, wangi asap.

Simit (Turki): Cincin wijen berkulit karamel dari olesan molases encer sebelum masuk oven kayu.

Gyeran-ppang (Korea Selatan): “Roti telur” manis-gurih, dengan telur utuh tersembunyi di dalamnya.

Kenapa roti disukai?

Fleksibel bahan: Tidak harus gandum, ada yang pakai singkong (pão de queijo Brasil, bammy Jamaika), sorgum (kisra Sudan), barley (balep Tibet).

Teknik beragam: Digarang di abu (libba Mesir), dikukus-panggang lama (pumpernickel), hingga tangzhong untuk pai bao Hong Kong agar lembut lembap berhari-hari.

Fungsi sosial: Dari lavash yang mengiringi pernikahan, challah dalam ritual Yahudi, sampai khachapuri Georgia yang jadi indikator kesejahteraan (Khachapuri Index).

Berikut daftar 50 roti terenak dan asal negaranya (berdasarkan abjad negara)

1. Bolani (Afghanistan)
2. Lavash (Armenia)
3. Damper bread (Australia)
4. Luchi (Bangladesh)
5, Pão de queijo (Brasil)
6. Montreal bagels (Kanada)
7. Marraqueta (Cile)
8. Shaobing (China)
9. Pan Cubano (Kuba)
10. Libba (Mesir)
11. Pupusas (El Salvador)
12. Injera (Etiopia)
13. Baguette (Prancis)
14. Khachapuri (Georgia)
15. Pumpernickel (Jerman)
16. Pai bao (Hong Kong)
17. Dökkt rúgbrauð (Islandia)
18. Paratha (India)
19. Roti gambang (Indonesia)
20. Sangak (Iran)
21. Soda bread (Irlandia)
22. Challah (Israel)
23. Ciabatta (Italia)
24. Bammy bread (Jamaika)
25. Kare pan (Jepang)
26. Taboon bread (Yordania)
27. Roti canai (Malaysia)
28. Ħobż tal-Malti (Malta)
29. Tortillas (Meksiko)
30. Khobz kesra (Maroko)
31. Fry bread (Navajo Nation)
32. Tijgerbrood (Belanda)
33. Rēwena parāoa (Selandia Baru)
34. Lefse (Norwegia)
35. Podplomyk (Polandia)
36. Broa de milho (Portugal)
37. Karavai (Rusia)
38. Pane carasau (Sardinia, Italia)
39. Proja (Serbia)
40. Gyeran-ppang (Korea Selatan)
41. Appam (Sri Lanka)
42. Kisra (Sudan & Sudan Selatan)
43. Limpa bread / Vörtlimpa (Swedia)
44. Balep korkun (Tibet)
45. Simit (Turki)
46. Crumpets (Britania Raya)
47. Biscuits (Amerika Serikat)
48. Non (Uzbekistan)
49. Arepa (Venezuela)
50. Malawach (Yaman)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

RI Dinobatkan Negara Paling Ramah ke-4 Dunia

29 Oktober 2026 - 19:34 WIB

Rhoma Irama Siap Guncang Panggung Konser Guns N’ Roses

23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Totalitas Caitlin Halderman Bawa ‘The Hidden Hand’ Jadi Nomor Satu di Viu

22 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Cerita Beragam Ini Deretan Dracin Pantas Ditonton

18 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Sydney Sweeney Masuk Favorit Bond Girl 2026

9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Facebook Berubah Jadi Mirip TikTok, Isinya Video Semua

7 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Tulisan Angelina Jolie Bikin Pusing Netizen

5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

“The Lisa Effect”: Strategi Ekonomi Pariwisata Thailand Hasilkan Nilai Publisitas Rp258 Miliar

1 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Trending di Life Style