Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Mempelai Wanita dari Etnis Minoritas Bai di Tiongkok Mengenakan Kacamata Hitam di Hari Pernikahannya

badge-check


					Kacamata hitam mempelai wanita Perbesar

Kacamata hitam mempelai wanita

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Ritual pernikahan yang menarik dan unik di kalangan etnis minoritas Bai di Tiongkok melibatkan para pengantin wanita yang mengenakan kacamata hitam di hari pernikahan mereka untuk menyembunyikan air mata mereka saat mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga mereka.

Suku Bai, yang namanya berarti putih dalam bahasa Mandarin, awalnya menyebut diri mereka sebagai Baipzix karena preferensi mereka yang kuat terhadap warna putih, yang sangat mereka junjung tinggi.

Pada tahun 1956, mereka secara resmi diakui oleh Pemerintah Tiongkok sebagai kelompok etnis Bai.

Saat ini, mereka sebagian besar tinggal di Prefektur Otonomi Bai Dali di Provinsi Yunnan, Tiongkok barat daya, dengan populasi sekitar dua juta jiwa pada tahun 2020.

Pernikahan suku Bai berlangsung megah dan meriah.

Misalnya, sebelum seorang putri menikah, ibunya akan menyuapinya menggunakan dua belas pasang sumpit secara bergantian.

Suapan pertama yang disuapi putri tersebut harus diludahkan ke tangan kirinya. Baru pada suapan kedua dan seterusnya dia dapat mulai menelan, melanjutkan ritual ini hingga dia kenyang.

Sebelum tiba di rumah mempelai pria, pengantin wanita secara tradisional mengenakan kacamata hitam, sebuah praktik yang telah ada sejak lebih dari 100 tahun yang lalu.

Ini berasal dari tradisi “pernikahan menangis”, atau kujia dalam bahasa Tionghoa, di mana pengantin wanita diharapkan meneteskan air mata saat mengucapkan selamat tinggal kepada orangtuanya sebagai tindakan simbolis bakti kepada orangtua.

Akibatnya, matanya menjadi merah dan bengkak karena menangis, dan kacamata hitam dikenakan di depan umum untuk menyembunyikannya.

Tidak jelas apakah kacamata hitam yang digunakan pada hari pernikahan digunakan kembali atau diwariskan dalam keluarga.

Selain kacamata hitam, sebuah cermin juga digantung di dada pengantin wanita.

Ini memiliki tujuan ganda: untuk mengusir roh jahat dan melambangkan bahwa, mulai saat ini, pengantin wanita harus bebas dari pikiran egois dan memiliki hati sejernih cermin sambil sepenuhnya mendedikasikan dirinya untuk menjadi istri yang baik.

Selain kewajiban untuk menyembunyikan tekanan emosional, pengantin Bai juga harus menanggung ketidaknyamanan fisik dalam ritual selanjutnya yang dikenal sebagai “mencubit pengantin wanita”.

Ketika pengantin wanita tiba di rumah pengantin pria, teman, kerabat, dan bahkan anak-anak berlomba mencubit pengantin baru, terkadang hingga kulitnya memerah atau bahkan memar.

Ritual ini dipandang sebagai bentuk berkat yang mendalam bagi pasangan pengantin.

Selama ritual ini, pengantin wanita diharapkan tetap tenang dan menahan cubitan, betapa pun menyakitkannya. Jika dia meringis kesakitan, diyakini bahwa berkat yang diberikan tidak akan berguna.

Jika dia hanya dicubit ringan, hal itu mungkin menandakan ikatan yang lebih lemah atau berkat yang kurang antusias antara kedua keluarga.

Meskipun demikian, ritual ini hanya untuk bersenang-senang, mirip dengan lelucon pesta pengantin modern, dan umumnya dilakukan dalam batas-batas yang wajar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Trending di Life Style