Menu

Mode Gelap

Nasional

TNI AL Berencana Akuisisi Kapal Induk Italia Giuseppe Garibaldi

badge-check


					Kapal induk sudah berumur 40 tahun Perbesar

Kapal induk sudah berumur 40 tahun

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hdiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-TNI Angkatan Laut (TNI AL) tengah mengincar kapal induk milik Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi (C551), untuk diakuisisi menjadi bagian dari armada laut Indonesia.

Jika rencana ini terealisasi, Giuseppe Garibaldi yang sudah dipensiunkan pada Oktober 2024 akan menjadi kapal induk pertama Indonesia dalam sejarah.

Rencana ini disebut menjadi bagian dari penguatan armada sekaligus memperluas kemampuan operasi TNI AL di laut.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengungkapkan, pembahasan akuisisi masih berlangsung dengan pihak Italia.

“Kapal induk ini kita berusaha akuisisi, yaitu Garibaldi yang dulu dimiliki Angkatan Laut Italia. Harapannya bisa memperkuat jajaran kita,” kata Ali dikutip Kompas.com di atas KRI Brawijaya-320, Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (8/9).

Kapal induk ini merupakan kapal induk Short Take Off and Vertical Landing (STOVL) yang dirancang untuk menggabungkan operasi udara pesawat tempur dan helikopter.

Ali tidak menjelaskan sudah sejauh mana proses akuisisi yang sedang berlangsung antara TNI AL, Kementerian Pertahanan dan pihak Italia.

Ia juga tidak menjelaskan berapa harga yang harus dibayar pemerintah untuk membawa pulang kapal induk tersebut.

Simbol Kekuatan Militer

Dikutip dari RRI, kapal induk merupakan salah satu aset militer paling bergengsi sekaligus mahal yang dimiliki suatu negara. Fungsinya sebagai pangkalan udara bergerak di laut, memungkinkan peluncuran dan pendaratan pesawat tempur jauh dari pangkalan darat.

Selain menjadi pusat komando operasi, kapal induk juga fleksibel untuk misi beragam mulai dari serangan darat, logistik, hingga misi kemanusiaan. Namun, biaya operasional yang sangat tinggi dan kerentanannya terhadap rudal, kapal selam, serta pesawat musuh juga menjadi tantangan.

Ali menegaskan, jika jadi diakuisisi, Giuseppe Garibaldi akan lebih banyak digunakan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP) seperti misi kemanusiaan, meskipun tetap bisa difungsikan untuk operasi tempur.

Spesifikasi

Kapal induk Giuseppe Garibaldi dibangun oleh perusahaan Italia Fincantieri dan mulai dioperasikan sejak 1985. Kapal ini memiliki panjang 180,2 meter, mampu melaju hingga 30 knot (56 km/jam), dan menempuh jarak hingga 7.000 mil laut (13.000 km).

Fasilitas persenjataan dan pertahanan yang melekat pada kapal ini dikutip Antara antara lain:

1. Peluncur Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide

2. Sistem senjata Oto Melara Kembar 40L70 DARDO

3. Tabung torpedo rangkap tiga kaliber 324 mm

4. Rudal Otomat Mk 2 SSM

5. Radar canggih dengan kemampuan jamming

Selain itu, kapal induk ini dapat mengoperasikan pesawat sayap tetap dan helikopter.

Ketertarikan TNI AL terhadap Giuseppe Garibaldi bukan hal baru. Pada Mei 2024, KSAL Muhammad Ali sempat meninjau langsung kapal tersebut ketika sedang melaksanakan latihan, dalam rangka diplomasi angkatan laut. Ia disambut Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Italia Laksamana Giuseppe Berutti Bergotto.

Tak lama setelah itu, tiga kapal perang Italia melakukan kunjungan balasan ke Indonesia pada 14 September 2024. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TNI AL Kerahkan KRI dan Bantuan Kemanusiaan Besar ke Sumut, Sumbar dan Aceh

30 November 2025 - 19:41 WIB

Massa dan Ketua DPRD Sumut Erni Sitorus dan Anggota di Jalanan Tanah Becek

30 November 2025 - 18:46 WIB

Rais Aam PBNU Sampaikan Segera Gelar Muktamar

30 November 2025 - 18:14 WIB

Empat Orang Sekeluarga Tewas Seketika Satu Balita Luka-luka, Akibat KA Mutiara Hantam Accord di Beji Pasuruan

30 November 2025 - 18:07 WIB

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 KORPRI Kota Mojokerto Digelar dengan Sederhana

30 November 2025 - 13:09 WIB

Bupati Mojokerto Salurkan BLT Sementara Senilai 47 M

30 November 2025 - 12:53 WIB

Gunung Semeru Meletus Tiga Kali Sehari setelah Statusnya Diturunkan

30 November 2025 - 12:02 WIB

Pemerintah Targetkan 300 ribu Jembatan di Seluruh Daerah Terpencil

30 November 2025 - 11:22 WIB

Ayah Kandung Jaminkan Anak untuk Utang Rp 25 Juta di Gresik, Kini Dikembalikan ke Ibu Kandung di Tasikmalaya

30 November 2025 - 00:04 WIB

Trending di Headline