Menu

Mode Gelap

Life Style

Apakah Pakai Bra Berkawat Bisa Sebabkan Kanker Payudara? Begini Faktanya

badge-check


					Pemakaian bra tak berhubungan dengan kanker Perbesar

Pemakaian bra tak berhubungan dengan kanker

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Apakah Anda pernah dengar bahwa mengenakan bra yang ketat dapat meningkatkan risiko kanker?

Kepercayaan bra dapat memicu kanker payudara sejatinya telah beredar sejak tahun 1990-an bagaikan rumor buruk yang membandel.

Dilansir dari timesofindia, asal usul mitos ini bermula pada tahun 1995, dengan sebuah buku berjudul Dressed to Kill karya Sydney Ross Singer dan Soma Grismaij`

Para penulis berspekulasi, tanpa melakukan studi ilmiah, bahwa bra, terutama yang berkawat, dapat menghalangi aliran limfatik.

Hal ini, menurut mereka, dapat “menjebak racun” dalam jaringan payudara, yang berpotensi menyebabkan kanker. Ini hanyalah hipotesis, bukan temuan yang telah melalui tinjauan sejawat.

Namun, rumor tersebut menyebar dengan cepat, didorong oleh berita utama yang sensasional dan cerita-cerita anekdot.

Dokter dan peneliti mengatakan rumor itu tidak benar. Menurut mereka, mengenakan bra (ketat, berkawat, atau lainnya) tidak menyebabkan kanker payudara.

Beberapa lembaga terkemuka, seperti American Cancer Society dan National Cancer Institute, menegaskan tidak ada bukti ilmiah yang menghubungkan jenis bra, ukuran, atau keketatan dengan risiko kanker.

Pada tahun 2014, para peneliti di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle memutuskan untuk menguji teori tersebut dengan data yang kuat.

Studi mereka yang berskala besar dan berbasis populasi, diterbitkan dalam Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention, mengamati lebih dari 1.500 wanita, baik dengan maupun tanpa kanker payudara.

Tinjauan sistematis lainnya menggemakan hal ini, menyimpulkan bahwa tidak ada cukup bukti untuk menghubungkan jenis atau durasi penggunaan bra dengan kanker, meskipun ada satu catatan yang cacat tentang tidur dengan bra. Selain itu, American Cancer Society mengatakan hal yang sama: “Tidak ada penelitian yang valid secara ilmiah yang menunjukkan penggunaan bra jenis apa pun menyebabkan kanker payudara.”

Bukan berarti bra Anda sepenuhnya aman. Jika bra meninggalkan bekas kemerahan, membuat bahu Anda lecet, atau membuat hari-hari Anda seperti pertandingan gulat dengan karet elastis, tubuh Anda pasti mengirimkan sinyal (hanya saja, sinyal-sinyal tersebut tidak ada hubungannya dengan kanker). Bayangkan sakit punggung, postur tubuh yang buruk, dan masalah sirkulasi darah, bukan masalah besar.

Meskipun mitos kanker sudah tidak berlaku lagi, bra yang tidak pas tetap dapat menyebabkan masalah sehari-hari: Nyeri otot leher, bahu, dan dada. Iritasi kulit, terutama akibat bra yang kasar atau kotor. Selama menyusui atau pascaoperasi, bra berkawat dapat memperburuk ketidaknyamanan atau menyumbat saluran ASI. Tali yang terlalu ketat dapat membatasi gerakan dan sirkulasi. Tali yang menekan dapat menyebabkan iritasi saraf. Dan ukuran cup yang salah dapat membuat Anda membungkuk atau tegang tanpa menyadarinya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Syuting Film ‘Suzzanna’, Luna Maya Nyaris Tenggelam saat Jalani Adegan Ekstrem

5 Maret 2026 - 20:50 WIB

Penyebab dan Penjelasannya Perut Perih saat Puasa

4 Maret 2026 - 13:54 WIB

Blackpink Pecahkan Rekor lewat ‘Deadline’, Raih 1,4 Juta Penjualan di Hari Pertama

3 Maret 2026 - 20:46 WIB

Cara Bikin Setup Nanas Cocok untuk Buka Puasa

2 Maret 2026 - 14:47 WIB

13 Tahun Ramalan Cak Nun Jadi Kenyataan: AS-Israel Menyerang Iran!

1 Maret 2026 - 18:02 WIB

Yerin Ha Perjuangkan Representasi Asia di Hollywood

1 Maret 2026 - 16:15 WIB

Punya Kandungan Omega 3 yang Tinggi, Ini Manfaat Ikan Teri untuk Kesehatan

27 Februari 2026 - 21:07 WIB

Sego Berkat Gunungkidul Menuju Warisan Budaya Tak Benda 2026

25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Sueger pool.. Buka Puasa dengan Es Mangga

24 Februari 2026 - 13:34 WIB

Trending di Life Style