Penulis: Jacobus E. Lato | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, AMSTERDAM – Badan Meteorologi Kerajaan Belanda KNMI mengumumkan peringatan cuaca tingkat tertinggi dengan Kode Merah untuk pertama kalinya dalam sejarah pencatatan resmi sejak tahun 1901.
Pemicunya adalah gelombang panas ekstrem yang mendorong suhu mencapai 38°C hingga 39°C, bahkan berpotensi menyentuh 40°C pada akhir pekan 27–28 Juni 2026.
Suhu ekstrem ini bagi Belanda berbahaya, karena tubuh warga tidak terbiasa; risiko dehidrasi, kerusakan rel kereta, aspal meleleh, hingga gangguan kesehatan massal.
Meskipun angka ini terasa mirip dengan suhu siang hari di Indonesia, konteks dan dampaknya sangat berbeda. Berikut perbandingannya:
Kondisi di Belanda
* Suhu normal rata-rata bulan Juni: Hanya sekitar 17°C – 23°C
* Kenaikan: Lonjakan mendadak lebih dari 15°C di atas biasanya
* Dasar: Pengumuman resmi KNMI dan panduan kesehatan dari RIVM
Kondisi di Indonesia
* Suhu rata-rata nasional bulan Juni 2026: 26°C – 29°C
* Suhu maksimum harian: Umumnya 30°C – 33°C di kota besar, turun menjadi 22°C – 25°C pada malam hari
* Kestabilan: Suhu tetap dalam kisaran iklim tropis, tubuh penduduk sudah beradaptasi sepanjang tahun
* Sumber data: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) – Prakiraan Iklim Juni 2026
Menurut penjelasan KNMI, peringatan Kode Merah bukan semata-mata karena angkanya tinggi, tapi karena penyimpangan yang sangat jauh dari kebiasaan iklim setempat.
Sementara di Indonesia, suhu 30–33°C adalah hal yang wajar dan rutin terjadi sepanjang tahun.**

















