Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Warsubi Resmikan SPAM Senilai Rp 48 Miliar: Bukti untuk Mengubah Kawasan Kumuh Jadi Sehat

badge-check


					Inilah salah satu tower air proyek SPAM yang baru saja diresmikan oleh Bupati Warsubi. Fasilitas ini dikelola lewat kerja sama Pemerintah Desa Jombang dengan Perumdam Tirta Kencana, Rabu 16 Juli 2025. Foto: Diskominfo Jombang
Perbesar

Inilah salah satu tower air proyek SPAM yang baru saja diresmikan oleh Bupati Warsubi. Fasilitas ini dikelola lewat kerja sama Pemerintah Desa Jombang dengan Perumdam Tirta Kencana, Rabu 16 Juli 2025. Foto: Diskominfo Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Lapangan Taruna, Sambong Duran, Desa Jombang, mendadak jadi panggung gerakan nyata lintas sektor, air bersih untuk warga, sekolah hijau untuk masa depan, dan perlindungan sosial untuk para pekerja.

Nilai proyek SPAM di Sambong, Jombang, bagian dari program DAK Integrasi Tematik tahun 2023, menelan anggaran sekitar Rp48 miliar lebih.

Proyek ini meliputi pembangunan sistem pengelolaan air limbah domestik dan jaringan perpipaan SPAM di Desa Jombang dan Candimulyo, Kecamatan Jombang. Dari total tersebut, anggaran APBN-DAK PPKT tahun 2023 untuk pembangunan jaringan perpipaan SPAM sekitar Rp11,3 miliar.

SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) adalah sistem untuk mengelola penyediaan air minum mulai dari perencanaan sumber air baku, pengolahan air di instalasi pengolahan air (IPA), transmisi air olahan, hingga distribusi air minum ke masyarakat.

Sistem ini mencakup aspek teknis seperti sumber air, unit produksi, distribusi, dan pelayanan kepada pelanggan, serta aspek non teknis seperti keuangan, manajemen, dan peran masyarakat. Tujuannya adalah menyediakan air minum yang memenuhi standar kualitas, kuantitas, dan kontinuitas bagi masyarakat secara efektif dan efisien.

IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) adalah fasilitas yang berfungsi untuk mengolah air limbah domestik atau industri sehingga memenuhi baku mutu sebelum dibuang ke lingkungan. IPAL membantu mengurangi pencemaran dan menjaga kualitas lingkungan dengan mengolah air limbah agar aman bagi kesehatan dan kelestarian lingkungan.

TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) adalah fasilitas pengelolaan sampah yang menerapkan prinsip 3R: mengurangi sampah (reduce), menggunakan kembali (reuse), dan mendaur ulang (recycle). TPS3R bertujuan untuk mengelola sampah secara tepat guna mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan memanfaatkan sampah sebagai sumber daya.

Ketiganya merupakan bagian penting dalam pengelolaan sumber daya air dan sanitasi yang terintegrasi untuk mendukung kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Namun proyek pembangunan SPAM di Sambong, Jombang pernh memunculkan kontroversi di masyarakat,  terutama muncul karena kurangnya sosialisasi kepada warga sebelum proyek dilaksanakan dan perbedaan antara rencana awal dengan realisasi di lapangan.

Warga Dusun Sambong Duran menolak proyek SPAM bersamaan dengan proyek IPAL dan TPS3R karena tidak diketahui secara jelas oleh masyarakat dan terjadi tanpa persetujuan mereka, meskipun sudah ada kesepakatan, sebelumnya untuk menolak proyek tersebut dengan tanda tangan warga.

Diresmikan Bupati
Meski demikian pryek itu sekarang sudah rampung, dan  Bupati Jombang, H. Warsubi meresmikan pemanfaatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) hasil Dana Alokasi Khusus Program Penanganan Kawasan Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Tahun 2023.

Fasilitas ini dikelola lewat kerja sama Pemerintah Desa Jombang dengan Perumdam Tirta Kencana, Rabu 16 Juli 2025.

“Air bersih ini menjadi bukti komitmen kita menata kawasan kumuh jadi kawasan sehat. Pengelolaannya harus profesional, teknologinya harus tepat, agar bermanfaat panjang,” tegas Warsubi di hadapan warga dan para undangan.

Acara ini tak hanya soal air. Di hadapan 1.291 sekolah dan madrasah di Jombang, Bupati menyerahkan puluhan penghargaan Adiwiyata bagi sekolah-sekolah yang sudah menunjukkan kepedulian lingkungan.

Secara simbolis, empat sekolah menerima piagam penghargaan, SDN Sukodadi 1 Kabuh, MI Darul Ma’arif Gebang Bunder Plandaan, SMP Al Ittihad Mojowarno, dan MTS Babussalam Kalibening Mojoagung.

Adi Wiyata
Selain piagam Adiwiyata, penghargaan juga diberikan untuk pemenang lomba fashion show daur ulang, Salsabila Putri Amelia (SMPN 2 Jombang) dan Ilmia Nur Anisyah (Komunitas Daur Ulang Jombang), serta SMPN 3 Mojoagung yang memboyong juara lomba yel-yel lingkungan.

Untuk Duta Lingkungan Kabupaten Jombang, gelar tahun ini disematkan kepada Adinda Fitri dari MTS Al Hikam Jombang, mewakili generasi muda peduli lingkungan.

“Baru 243 sekolah kita yang berstatus Adiwiyata, ini baru 12 persen lebih sedikit. Target kita 95 sekolah dan madrasah lagi di 2025–2026 harus lolos. Tidak ada kata mundur untuk lingkungan bersih,” ujar Warsubi.

Rangkaian acara makin hidup dengan sesi audiensi Warung Pojok Kebon Rojo. Para penanya dari Kemenag, Diknas, kepala desa, RT, dan perwakilan camat menyoroti banyak hal termasuk soal percepatan status Adiwiyata, keberlanjutan pengelolaan SPAM, rencana pembangunan delapan ruang terbuka hijau (RTH) di delapan dapil, serta perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan. Audiensi ini juga diikuti 21 kecamatan melalui telekonferensi.

Tak kalah penting, Bupati menyoroti rendahnya angka kepersertaan Universal Jamsostek Coverage (UJC) di Jombang.

“Masih banyak pekerja kita belum terlindungi. Jika terjadi kecelakaan kerja atau risiko meninggal, keluarga rentan secara ekonomi. Saya minta semua pihak dorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, demi keamanan pekerja dan keluarganya,” tegasnya.

Sebagai penutup, penandatanganan MoU antara Kepala Desa Jombang dan Direktur PERUMDAM Tirta Kencana menandai langkah serius keberlanjutan SPAM.

Sementara suasana di tenda undangan pun makin hangat dengan ramah tamah di Gedung Air Minum, membahas ide pengembangan kawasan, potensi UMKM, hingga rencana penguatan ekosistem hijau. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Menelisik Akar Terorisme (30): Pasukan Celana Pendek dalam Kerusuhan Suci

1 Juli 2026 - 18:59 WIB

Pencairan Jaminan Hari Tua Kena Pajak, Eddy Triono: APBN Defisit Rp600 T Harus Ditutup dengan Utang

1 Juli 2026 - 18:35 WIB

Hibahkan Tanah Senilai Rp1,2 Triliun, Mochtar Riyadi Ajak 100 Konglomerat RI Bantu Negara

1 Juli 2026 - 14:23 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

1 Juli 2026 - 13:55 WIB

Kasus Mistis ‘Uang Balen’ Korban Rugi Rp22 Juta, Polisi Mojokerto Amankan 2 Pelaku

1 Juli 2026 - 13:54 WIB

KPK Geledah Rumah Yapto Suryo, Sita Uang Tunai Rp56 Miliar dan 11 Unit Mobil Mewah

1 Juli 2026 - 12:41 WIB

Raffi Achmad Bangun Dinasti Keluarga Masuk Lembaga Negara, Ini Daftarnya

1 Juli 2026 - 11:29 WIB

Trending di News