Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Meski Banyak Manfaat Ubi Jalar Tak Bisa Gantikan Nasi

badge-check


					Ubi jalar tak cocok sebagai pengganti nasi Perbesar

Ubi jalar tak cocok sebagai pengganti nasi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Ubi jalar punya banyak manfaat kesehatan dan punya kandungan pati cukup tinggi. Apakah dengan demikian bisa menggantikan nasi?

Dr. Bui Dac Sang dari Vietnam Academy of Science and Technology – Oriental Traditional Medicine Association of Hanoi menjelaskan.

Ubi jalar mengandung sekitar 25% pati dan hanya 0,1% lemak. Ubi jalar kaya nutrisi, mengandung banyak vitamin dan mineral, dan umumnya bermanfaat bagi kesehatan.

Mengonsumsi ubi jalar rebus dapat membantu meredakan sembelit karena berfungsi sebagai pencahar ringan. Ubi jalar yang manis secara alami menyehatkan tubuh, meningkatkan energi, memperkuat fungsi ginjal, membantu mencegah masuk angin, mendukung penurunan berat badan, memberikan manfaat antioksidan dan antiradang, dan dapat melindungi terhadap berbagai penyakit.

Namun, ubi jalar mengandung serat, kalium, dan vitamin A dalam jumlah tinggi. Orang dengan penyakit ginjal, yang tubuhnya tidak dapat membuang kelebihan kalium secara efisien, harus menghindari porsi besar.

Mereka yang memiliki masalah pencernaan juga dapat mengalami peningkatan asam lambung, mulas, dan gas jika mengonsumsi terlalu banyak ubi jalar. Mengonsumsi ubi jalar di malam hari dapat memicu refluks asam, terutama di antara orang dengan perut sensitif atau orang dewasa yang pencernaannya lebih lambat, sehingga mereka rentan terhadap kembung. Oleh karena itu, ubi jalar tidak dapat sepenuhnya menggantikan nasi.

Ubi jalar menyediakan kandungan karbohidrat yang hampir sama dengan nasi. Jika Anda mengonsumsi ubi jalar sepanjang hari, Anda harus mengurangi asupan nasi untuk menghindari pati yang berlebihan. Jika Anda sudah makan nasi, batasi asupan ubi jalar hingga sekitar 100–200 gram.

Untuk penurunan berat badan yang sehat, fokuslah pada pengendalian asupan kalori secara keseluruhan, keseimbangan nutrisi, dan pemeliharaan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, minumlah air secukupnya dan hanya makan camilan jika disarankan oleh tenaga kesehatan.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

28 Juli 2026 - 20:09 WIB

Putri Kamboja Menciptakan Sensasi di Piala ASEAN 2026

26 Juli 2026 - 19:34 WIB

Drama di Balik Gol Juara Ferran Torres, Putus Cinta Jelang Final Piala Dunia

22 Juli 2026 - 18:31 WIB

Trending di Life Style