Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Fitur Baru AI YouTube, Bisa Ciptakan Musik Bebas Hak Cipta

badge-check


					Fitur Baru AI YouTube, Bisa Ciptakan Musik Bebas Hak Cipta Perbesar

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-YouTube memperkenalkan tool berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbaru yang memungkinkan kreator membuat musik latar secara gratis untuk digunakan dalam video, tanpa perlu khawatir terhadap klaim hak cipta, sebagaimana dilaporkan TechCrunch, Senim (14/4/2025) dan ditampilkan dalam video terbaru di saluran resmi YouTube, Creator Insider.

Dalam video tersebut, pembawa acara Lauren mendemonstrasikan fitur baru bernama “Asisten Musik” yang terdapat pada tab beta Creator Music di platform YouTube.

Melalui fitur ini, kreator dapat memasukkan perintah berbasis teks, seperti: “Berikan saya musik yang membangkitkan semangat dan memotivasi untuk montase latihan.”

Sistem kemudian akan menghasilkan sejumlah trek instrumental yang dapat ditinjau dan diunduh untuk diedit langsung dalam proyek video.

Lauren menjelaskan bahwa fitur ini akan diluncurkan secara bertahap kepada pengguna yang telah memiliki akses ke Creator Music.

Asisten Musik merupakan bagian dari tren yang berkembang dalam pemanfaatan AI untuk pembuatan konten audio. Sejumlah perusahaan teknologi lain juga telah mengembangkan alat serupa, seperti Stability AI dengan model difusi untuk musik latar, serta Meta dengan proyek AudioCraft dan MusicGen yang bersifat open-source dan dapat menyintesis suara berdasarkan instruksi teks.

Selain Asisten Musik, YouTube juga bereksperimen dengan teknologi AI lainnya di bidang musik. Perusahaan telah meluncurkan fitur music remixer yang memungkinkan pengguna mengubah gaya lagu-lagu populer agar sesuai dengan konten Shorts mereka.

Sementara itu, fitur Dream Track—yang dikembangkan menggunakan teknologi Lyria milik DeepMind (anak perusahaan Google)—memungkinkan pengguna menyenandungkan melodi, lalu mengubahnya menjadi lagu lengkap dengan gaya musisi terkenal seperti T-Pain.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Facebook Berubah Jadi Mirip TikTok, Isinya Video Semua

7 Oktober 2026 - 21:28 WIB

Tulisan Angelina Jolie Bikin Pusing Netizen

5 Oktober 2026 - 20:03 WIB

“The Lisa Effect”: Strategi Ekonomi Pariwisata Thailand Hasilkan Nilai Publisitas Rp258 Miliar

1 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Baifern Pimchanok Siap Menghibur di Film Action-Romance Terbaru ‘My Dearest Assassin’

15 September 2026 - 18:07 WIB

Miss Indonesia Audrey Bianca Raih Prestasi di Panggung Dunia

8 September 2026 - 18:59 WIB

Inilah Putri Bungsu, Tercantik dan Pintar Sultan Brunei

2 September 2026 - 19:18 WIB

Trending di Life Style