Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Inilah Tampang Polisi yang Lakukan Kekerasan Kepada Wartawan

badge-check


					Ipda Endry Purwa Sefa (dua dari kanan) didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mendatangi Kantor LKBN Antara Irfan Junaedi dan wartawan foto Antara Jateng Makna Zaezar (paling kiri), saat permintaan maaf di Kantor LKBN Antara Jateng, Minggu Perbesar

Ipda Endry Purwa Sefa (dua dari kanan) didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mendatangi Kantor LKBN Antara Irfan Junaedi dan wartawan foto Antara Jateng Makna Zaezar (paling kiri), saat permintaan maaf di Kantor LKBN Antara Jateng, Minggu

Penulis: Jayadi | Penulis: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SEMARANG– Polri telah menyampaikan permohonan maaf terkait insiden kekerasan yang dialami oleh fotografer LKBN Antara, Makna Zaezar.

Kekerasan tersebut dilakukan oleh Ipda Endry Purwa Sefa, yang merupakan anggota Tim Pengamanan Protokoler Kapolri, saat peninjauan arus balik di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng pada Sabtu (5/4/2025) sore.

Ipda Endry, bersama tim Mabes Polri dan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, mengunjungi Kantor LKBN Antara Biro Jateng di Jalan Veteran, Kota Semarang, sekitar pukul 22.00 WIB.

Mereka diterima oleh pihak LKBN Antara Jateng dan mengadakan pertemuan tertutup sebelum memberikan keterangan kepada wartawan yang menunggu di luar.

Baca juga: Tips Memasak Telur Sehat: Suhu, Waktu, dan Teknik yang Tepat

Baca juga:Ulasan Lengkap Plus-Minus Telegram Vs WA, Mengapa Ridwan Kamil Pilih Telegram ke Lisa?

Kombes Artanto menyatakan bahwa institusinya sangat menyesalkan insiden ini. “Ipda Endry ini Tim Pengamanan Protokoler, bukan ajudan.

Sebenarnya tidak perlu emosional kepada wartawan, saat itu kondisi di lapangan crowded,” jelas Artanto setelah pertemuan.

Ipda Endry telah meminta maaf secara pribadi dan terbuka. Namun, penyelidikan internal tetap akan dilakukan. “Kami kepolisian akan selidiki insiden ini; apabila ditemukan ada kesalahan, akan ada sanksi. Penyelidikan oleh Propam Mabes Polri, termasuk juga ada Propam Polda Jateng,” tambahnya.

Di hadapan wartawan, Ipda Endry juga mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Makna Zaezar sudah memaafkan tetapi berharap agar ada sanksi yang dijatuhkan kepada Endry atas tindakan tersebut.

Direktur Pemberitaan LKBN Antara, Irfan Junaedi, menghargai kehadiran tim Mabes Polri dan Ipda Endry yang datang dari Jakarta untuk menyelesaikan masalah ini.

Perlu dicatat bahwa insiden kekerasan ini terjadi saat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau persiapan arus balik di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

Tanpa alasan yang jelas, Ipda Endry, yang mengenakan pakaian dinas biru, melakukan kekerasan dengan memukul dan mengancam wartawan. Insiden ini mendapatkan kecaman dari berbagai organisasi profesi jurnalis seperti PWI, AJI, dan PFI.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Komite SMAN 1 Jombang Pasang Tarif Rp2,5 Juta, PMPP Rp165.000, Wali Murid: Bukan Sumbangan, tapi Paksaan

14 September 2026 - 21:38 WIB

Resafel Kabinet, Prabowo Copot Purbaya Digantikan Suahasil Nazara

14 September 2026 - 16:45 WIB

Ombak Hantam Lambung Kanan, KM Virgo 8 Tenggelam: 129 Masih Dalam Pencarian

13 September 2026 - 21:18 WIB

Tragis Dua Bocah Kakak Beradik Tewas Terbakar dalam Kamar di Simomulyo Surabaya

13 September 2026 - 20:14 WIB

Kereta Kelinci Angkut 50 Ibu PKK Jatuh Terguling di Lokasi Wisata Rowo Jombor Klaten, 11 Orang Lukaluka

13 September 2026 - 17:44 WIB

KM Virgo 8 Tenggelam: 102 Korban Selamat, 1 Orang Tewas, 140 Dalam Pencarian

13 September 2026 - 14:49 WIB

KM Virgo 8 Angkut 243 Orang dan 54 Kendaraan Tenggelam Hilang di 80 Mil Arah Banjarmasin

13 September 2026 - 10:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (56): Tak Usah Dibunuh, agar Bayar Pajak

13 September 2026 - 03:15 WIB

Trending di News