Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Pipa Gas Petronas Meledak di Selangor Malaysia, 112 Warga Terluka

badge-check


					Pipa gas milik Pteronas Malaysia meledak di negara bgaian Selangor, 1 April 2025, menyebabkan 112 warga terluka. 
Instagram@info.negeri Perbesar

Pipa gas milik Pteronas Malaysia meledak di negara bgaian Selangor, 1 April 2025, menyebabkan 112 warga terluka. [email protected]

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDNONEWS.COM, SELANGOR– Sebuah pipa gas milik Petronas meledak di Putra Heights, Selangor, Malaysia, menyebabkan kebakaran besar dan melukai banyak orang, terjadi sekitar pukul 08.10, hari Selasa, 1 April 2025.

Menurut pemerintah Malaysia akibat pipa gas meledak  menyebabkan lebih dari 112 orang terluka, dengan banyak yang dirawat di rumah sakit dan pusat bantuan sementara yang didirikan di lokasi. Pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada publik mengenai upaya pemadaman dan keselamatan

Kebakaran dimulai sekitar pukul 08.10 pagi waktu setempat, ketika tim pemadam kebakaran menerima laporan darurat3. Api yang berkobar terlihat dari jarak beberapa kilometer dan mencapai ketinggian lebih dari 100 meter35. Suara ledakan terdengar hingga radius 200 meter, menyebabkan kepanikan di kalangan warga yang tengah merayakan Idulfitri.

Penyebab: Kebakaran dipicu oleh kebocoran pada pipa gas yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 500 meter. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti dari kebocoran tersebut.

Tindakan Penanggulangan: Sebanyak 41 petugas pemadam kebakaran dikerahkan dari sembilan stasiun untuk mengendalikan api. Katup pada pipa yang terkena dampak telah ditutup untuk mencegah kebocoran lebih lanjut.

Kejadian ini menarik perhatian luas di media sosial dan menjadi perhatian publik karena dampaknya yang signifikan terhadap keselamatan warga sekitar. Pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan pembaruan mengenai kondisi para korban serta langkah-langkah pemulihan yang sedang dilakukan.

Pemerintah Malaysia dan Petronas telah mengeluarkan beberapa pernyataan terkait insiden kebakaran besar yang disebabkan oleh ledakan pipa gas di Putra Heights, Selangor, pada 1 April 2025. Berikut adalah ringkasan dari pernyataan tersebut:

Mereka menyatakan bahwa pipa yang terkena dampak telah diisolasi dan katup pada pipa tersebut telah ditutup untuk menghentikan aliran gas. Petronas juga menegaskan bahwa tiga pompa bensin di dekat lokasi kebakaran ditutup sementara sebagai langkah pencegahan.

Pernyataan Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah,  Nga Kor Ming, Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah, mengonfirmasi bahwa ia telah menerima laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selangor. Ia menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan untuk menentukan penyebab pasti dari insiden tersebut.

Pernyataan Kepala Menteri Selangor: Amirudin Shari, Kepala Menteri Selangor, mengingatkan masyarakat untuk menjauhi area kebakaran hingga situasi benar-benar aman. Ia menekankan pentingnya mengendalikan kebakaran dan menyelamatkan korban yang terjebak di sekitar lokasi.

Insiden ini menyebabkan lebih dari 112 orang terluka, dengan banyak yang dirawat di rumah sakit dan pusat bantuan sementara yang didirikan di lokasi. Pihak berwenang terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada publik mengenai upaya pemadaman dan keselamatan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya
Trending di News