Menu

Mode Gelap

News

Presiden Prabowo: 53 Sekolah Rakyat Diresmikan Tiga Bulan Kedepan, Rp 100 Miliar/ Sekolah

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto tegaskan dalam tiga bulan ke depan ada 53 sekolah rakyat diresmikan, tiap sekolah mendapat anggaran sebesar Rp 100 miliar, Jumat 21 Maret 2025. Instagram@lbj_jakarta Perbesar

Presiden Prabowo Subianto tegaskan dalam tiga bulan ke depan ada 53 sekolah rakyat diresmikan, tiap sekolah mendapat anggaran sebesar Rp 100 miliar, Jumat 21 Maret 2025. Instagram@lbj_jakarta

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa pemerintah akan membangun 200 Sekolah Rakyat pada tahun 2025, yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pembangunan 200 Sekolah Rakyat disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung pada Jumat, 21 Maret 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa program ini bertujuan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu dan memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia

Sekolah ini akan memiliki konsep asrama dan mencakup tingkat pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA. Setiap Sekolah Rakyat dirancang untuk menampung hingga 1.000 siswa, meskipun diharapkan bahwa jumlah tersebut dapat tercapai dalam enam bulan pertama setelah pembukaan.

Dalam pidatonya pada Sidang Kabinet Paripurna, Prabowo menekankan bahwa program ini bertujuan untuk memutus mata rantai kemiskinan.

Ia menyatakan, “Anak orang kurang mampu tidak boleh miskin,” dan menekankan pentingnya memberdayakan anak-anak dari latar belakang ekonomi rendah agar mereka tidak terjebak dalam siklus kemiskinan.

Sebagai langkah awal, Presiden Prabowo menargetkan agar 53 Sekolah Rakyat pertama dapat diresmikan dalam waktu tiga bulan ke depan. Kementerian Sosial telah memiliki beberapa gedung yang siap direnovasi untuk mempercepat realisasi program ini, sementara 147 sekolah lainnya akan menyusul.

Dalam jangka panjang, Prabowo berharap setiap kabupaten di Indonesia akan memiliki setidaknya satu Sekolah Rakyat dalam lima tahun ke depan, dengan fokus pada daerah-daerah yang memiliki tingkat kemiskinan tinggi.

Dana Rp 100 Miliar/ Sekolah

Pembiayaan pembangunan Sekolah Rakyat ini akan dilakukan melalui anggaran pemerintah, dengan estimasi sekitar Rp100 miliar per sekolah. Kementerian Sosial (Kemensos) mengusulkan pembangunan 200 titik Sekolah Rakyat tersebar di seluruh Indonesia, di mana 45 lokasi di antaranya sudah siap untuk menyelenggarakan pendidikan.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menjelaskan bahwa sebagian besar lokasi yang diusulkan merupakan aset pemerintah daerah yang akan direnovasi untuk dijadikan sekolah.

Dari total 200 titik, lebih dari 160 lokasi telah diajukan oleh kepala daerah, dan beberapa di antaranya adalah lahan yang cukup luas untuk mendukung pembangunan sekolah.

Pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan konsolidasi terkait kebutuhan anggaran dan memastikan bahwa semua aspek, termasuk sarana dan prasarana, dapat terpenuhi sebelum operasional dimulai pada tahun ajaran baru 2025/2026. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

21 Santri Pondok Attaubah Diduga Keracunan, Diangkut ke RS Muhhamdiyah Mojoagung Jombang

6 Maret 2026 - 01:49 WIB

Imam Bustomi Serahkan SLF kepada Manajemen RS Bhayangkara Jombang, Begini Persyaratan

5 Maret 2026 - 18:19 WIB

Pemkab Jombang Punya Beban 6.421 Anak Tidak Sekolah, Abdul Majid: Butuh Sinergi

5 Maret 2026 - 17:53 WIB

Bantuan Tunai Lansia dan Yatim: Pemkot Mojokerto Pastikan Tersalurkan Sebelum Idulfitri

5 Maret 2026 - 17:05 WIB

Bapanas Awasi Ketat Harga Daging dan Minyak Goreng di Ramadan 1447 H

5 Maret 2026 - 15:06 WIB

Lebaran 2026: Skema One Way Tol Trans-Jawa Resmi Diberlakukan

5 Maret 2026 - 14:55 WIB

Harga Energi Melonjak, Sektor Perumahan Indonesia Tertekan

5 Maret 2026 - 14:45 WIB

Wali Kota Mojokerto Tegaskan RT Berseri Gerakan Perubahan Perilaku

5 Maret 2026 - 14:05 WIB

Jabar Paling Siap Sambut Lebaran, Dedi Mulyadi Telah Selesai Bangun Jalan Baru Mulus 438 Km Rp 2,4 Triliun

5 Maret 2026 - 12:13 WIB

Trending di News