Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

100 Hari Ibu Wafat, Niken Winda Sari Nekat Bakar Diri di Depan Stikes Tlogorejo Semarang

badge-check


					Petugas melakukan evakuasi Niken Tri Winda Sari, 31, setelah bakar diri di depan kampus Stikes Tlogorejo, Semarang, 06.20 WIB, Kamis 27 Maret 2025. Foto: IST Perbesar

Petugas melakukan evakuasi Niken Tri Winda Sari, 31, setelah bakar diri di depan kampus Stikes Tlogorejo, Semarang, 06.20 WIB, Kamis 27 Maret 2025. Foto: IST

Penulis: Adi Wardhono   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SEMARANG– Niken Tri Winda Sari,  31, warga Jomblang, Candisari, Kota Semarang, ditemukan mengalami luka bakar parah.  Diduga membakar korban membakar diri sendiri pagi  hari , Kamis  27 Maret 2025. Jalan Arteri Yos Sudarso, tepat di depan Stikes Tlogorejo, dan diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB

Pagi sekitar pukul 07.05, Kamis  27 Maret 2025, suasana heboh,  karena ada seorang wanita diduga bakar diri. Ia menutupi dirinya dengan kardus, lalu menyiram bensin, dan membakarnya. Warga yang melintas tak menduga bahwa di balik kardus yang terbakar itu ada manusianya.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar, memberikan penjelasan mengenai kejadian bakar diri Niken Tri Winda Sari. Ia menyatakan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang anggota polisi yang sedang bertugas di lokasi sekitar pukul 07:05 WIB.

Saksi melihat kobaran api dan awalnya mengira itu adalah tumpukan kardus yang terbakar. Setelah mendekat, mereka menyadari bahwa itu adalah seorang perempuan.

Nama Ketua RW adalah Heru Suprobo yang juga  Bhabinkamtibmas wilayah setempat yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut dan memberikan informasi tentang kondisi Niken yang diduga mengalami depresi setelah kehilangan ibunya seratus hari sebelumnya.

Menurut keterangan saksi,  dirinya melihat kobaran api di tepi jalan raya yang terlihat seperti kardus terbakar, namun bergerak-gerak. Saksi lalu mendekat untuk memastikan, dan ternyata yang terbakar seorang manusia berjenis kelamin perempuan.

Selanjutnya Heru meminta bantuan saksi Sutiyo, yang sedang jualan air minum untuk membantu mengguyur korban yang terlihat sudah dalam keadaan lemas, demikian portalsemarang, mewartakan.

Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Semarang Barat dan Ambulans. Korban yang masih bernafas dilarikan ke UGD RSUP Dr Kariadi Semarang. Diketahui bernama Niken Tri Winda Sari, 31, warga Gunungsari, Jomblang, Candisari, Kota Semarang.

Berdasarkan CCTV Stikes Telogorejo, sebelum melakukan aksi bakar diri, sekitar pukul 06.30 WIB korban terlihat berjalan dari arah Jalan Anjasmoro, belok kanan ke Jalan Arteri Yos Sudarso. Korban  melalui jalan trotoar, dan selanjutnya terlihat kobaran api.

Diduga korban membakar diri sendiri. Korban mengalami luka bakar hingga 90 persen, dan masih dirawat intensif di RSUP dr Kariadi. Informasi lain yang diperoleh, diduga korban mengalami depresi setelah 100 hari ibu korban meninggal.

Kronologi kejadian bakar diri tanggal 27 Maret 2025 sebagai berikut:

  • Pukul 06:30 WIB: Niken terlihat berjalan sendirian di trotoar Jalan Arteri Yos Sudarso, dekat Stikes Tlogorejo. Rekaman CCTV menunjukkan bahwa ia berbelok ke arah jalan tersebut.

  • Pukul 07:00 WIB: Seorang saksi yang melintas melihat kobaran api di tepi jalan dan awalnya mengira itu adalah tumpukan kardus yang terbakar. Ketika mendekat, ia menyadari bahwa yang terbakar adalah seorang perempuan.

  • Pertolongan Awal: Saksi meminta bantuan pedagang air mineral di sekitar lokasi untuk memadamkan api dengan menyiramkan air ke tubuh korban. Beberapa anggota polisi yang juga melintas segera membantu.

  • Evakuasi: Setelah api padam, Niken dilarikan ke RSUP dr Kariadi dalam kondisi kritis dengan luka bakar mencapai 90%.

  • Barang Bukti: Di lokasi kejadian, polisi menemukan identitas korban berupa KTP, kartu BPJS, dan beberapa barang pribadi lainnya.

  • Motif: Menurut informasi dari keluarga dan ketua RW setempat, Niken diduga mengalami depresi setelah kehilangan ibunya seratus hari sebelumnya. Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut mengenai motif di balik tindakan tersebut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Trending di News