Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Waspada Rawan Bencana PT KAI Daop 9 Jember Gandeng BMKG Jatim

badge-check


					Waspada Rawan Bencana PT KAI Daop 9 Jember Gandeng BMKG Jatim Perbesar

KREDONEWS.COM-Memasuki cuaca ekstrem menjelang libur Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menggandeng Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api. BMKG mencatat sejumlah titik rawan bencana di wilayah Daop 9 Jember.

Kerjasama tersebut resmi ditandatangani antara KAI Daop 9 Jember dengan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur pada Selasa siang (17/12). Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti curah hujan ekstrem, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan bencana lainnya yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api.

Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menyatakan bahwa kerjasama ini menjadi upaya serius KAI dalam memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang, terutama di tengah meningkatnya penjualan tiket kereta menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

“Kami berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau titik-titik rawan bencana, sehingga perjalanan kereta api dapat tetap berjalan dengan aman dan lancar,” ungkap Hengky.

Sementara itu, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Anung Suprayitno, mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan cuaca, terdapat beberapa titik kerawanan bencana di wilayah Daop 9 Jember.
“Wilayah rawan banjir tercatat di kawasan Probolinggo dan Banyuwangi. Untuk titik rawan longsor, berada di kawasan Garahan, Pegunungan Gumitir Jember, dan Kalibaru Banyuwangi. Sementara angin kencang dan banjir rob berpotensi terjadi di sejumlah titik di Banyuwangi,” jelas Anung.

Dengan kerjasama ini, PT KAI Daop 9 Jember bersama BMKG berharap dapat meminimalisir risiko bencana hidrometeorologi yang berpotensi mengganggu aktivitas perjalanan kereta api, terutama di momen libur panjang akhir tahun ini.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ramai Boikot Produk RI di Malaysia hingga Pemerintah Buka Suara

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Resmi Terbit! Perpres Ojol Atur Biaya Platform Maksimal 8 Persen

8 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Penjualan Sepeda Motor September 2026 Melonjak 15,37%, Tembus 654 Ribu Unit

8 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Sembilan Hakim MK Kini Menghadapi Sidang Etik di MKMK

8 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Trending di Nasional