Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

UAV Siluman Misterius Milik Tiongkok Uji Terbang Perdana

badge-check


					Sebuah UAV besar dengan desain layang-layang lipat terbang dalam sebuah video yang dirilis pada 19 Oktober. Foto: TWZ/ X Perbesar

Sebuah UAV besar dengan desain layang-layang lipat terbang dalam sebuah video yang dirilis pada 19 Oktober. Foto: TWZ/ X

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDOEWS.COM, JAKARTA-Militer China tampaknya telah melakukan uji terbang pertama kendaraan udara tak berawak (UAV) raksasa berkemampuan siluman, yang secara tidak resmi diberi nama GJ-X, Economic Times melaporkan.

Langkah ini menandai tonggak penting dalam pengembangan kemampuan pesawat tanpa awak di negara tersebut.

Menurut analisis The War Zone, gambar tersebut menunjukkan UAV tersebut diperkirakan memiliki lebar sayap sekitar 42 meter – ukuran yang langka untuk drone siluman.

Sebuah video yang dirilis baru-baru ini memberikan bukti visual yang memperlihatkan UAV, yang tampaknya adalah GJ-X, sedang terbang.

Rekaman menunjukkan perut UAV dicat dengan pola kamuflase kontras terang-gelap, yang membantu memecah bentuknya dan mengurangi kemungkinan terdeteksi dari darat.

Teknik kamuflase ini dimaksudkan untuk membuat pesawat lebih sulit dideteksi pada ketinggian tinggi, dan mungkin juga merupakan pilihan desain yang disengaja untuk meningkatkan siluman.

GJ-X adalah drone besar dengan desain “cranked kite”, pertama kali terlihat melalui citra satelit di pangkalan uji Malan di provinsi Xinjiang.

Peran pasti GJ-X masih belum jelas. Beberapa analis meyakini pesawat ini dapat berfungsi sebagai wahana serang udara tempur nirawak (UCAV), yang mampu menjalankan misi tempur langsung.

Yang lain menyarankan bahwa GJ-X dapat digunakan sebagai platform pengintaian ketinggian tinggi dan tahan lama, mirip dengan model RQ-180 yang diyakini dimiliki oleh Angkatan Udara AS .

Dengan ukuran dan desainnya yang unggul, kemungkinan besar GJ-X dikembangkan untuk menjalankan beberapa peran gabungan, termasuk misi serangan dan pengawasan.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program pengembangan pesawat siluman canggih Tiongkok, yang mencakup pesawat tempur taktis kelas berat siluman J-36 dan pesawat tempur J-XDS, yang keduanya telah terlihat dalam uji terbang baru-baru ini.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chee Kit Chong WN Australia Dinyatakan Bersalah Memperbudak Lansia Indonesia

28 Mei 2026 - 21:45 WIB

Partai Kecoak Merayap ke Politik India

22 Mei 2026 - 18:17 WIB

Komputer Tak Laku, Terancam Tak Ada Orang Mau Beli Laptop

10 Mei 2026 - 19:12 WIB

Naskah Alkitab Perjanjian Baru 42 Halaman yang Hilang Ditemukan

3 Mei 2026 - 19:02 WIB

Pakar Estetik Bedah Plastik, Dr Sophia Heng: Penyempurnaan, Bukan Perubahan Total

26 April 2026 - 10:40 WIB

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Kabar Baik 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz

19 April 2026 - 19:52 WIB

Ke Sabah, Merawat Kesehatan Sekaligus Berwisata

19 April 2026 - 16:43 WIB

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

15 April 2026 - 19:06 WIB

Trending di Internasional