Penulis : Arief H. Soesatyo | Redaktur: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG- Ribuan warga Kecamatan Plandaan diharapkan segera patuh bayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) berkat sosialisasi Operasi Khusus (Opsen).
Acara digelar pemerintah kecamatan Plandaan pada Kamis, 16 April 2026, di Pendopo Kecamatan setempat. Kegiatan ini bertujuan memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) guna percepatan infrastruktur dan layanan publik.
Camat Plandaan, Lia Aprilianna Isna Sari, S.STP., M.Si., membuka acara tersebut. Dalam berbagai hal tersebut, ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pajak daerah.
“Opsen PKB dan BBNKB adalah langkah strategis meningkatkan PAD. Manfaatnya langsung dirasakan warga melalui pembangunan infrastruktur dan layanan publik,” tegasnya.
Narasumber dari Samsat Jombang serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jombang memberikan penjelasan teknis. Mereka mengungkapkan mekanisme pungutan, dasar hukum berdasarkan UU Harmonisasi Kanun Perpajakan Daerah (HKPD), tarif maksimal 66%, serta tujuan utama: tambahan resmi di atas PKB/BBNKB untuk mendorong PAD tanpa beban berlebih bagi masyarakat. Narasumber juga mengajak warga aktif penuhi kewajiban pajak demi kemajuan daerah.
Peserta melibatkan perwakilan lengkap dari 19 desa di Kecamatan Plandaan, termasuk 3 anggota TP-PKK, 1 perwakilan Karang Taruna, 1 kader Posyandu, dan 2 Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) per desa. Kehadiran beragam unsur ini dioptimalkan untuk sebarkan informasi hingga tingkat desa.
Sosialisasi ini fokus pada tingkatkan pemenuhan pajak serta dukung pembangunan berkelanjutan di Kecamatan Plandaan. **






