Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Polisi Nganjuk Ringkus 10 Remaja 5 Diantaranya Pelajar, Diduga Terlibat Sindikat Curanmor

badge-check


					Reskrim Polres Nganjuk Jawa Timur, menangkap 10 remaja, lima di antaranya pelajar sebagai tersangka kasus pencurian motor.  foto: dok/javatimes.com Perbesar

Reskrim Polres Nganjuk Jawa Timur, menangkap 10 remaja, lima di antaranya pelajar sebagai tersangka kasus pencurian motor. foto: dok/javatimes.com

KREDONEWS.COM, NGANJUK-  Petugas Reskrim Polres Nganjuk, Jawa Timur, meringkus sepuluh remaja lima diantaranya pelajar yang diduga melakukan pencurian motor pada tanggal 10 Desember 2024, di kawasan Bagor, Nganjuk.

Disebutkan lima tersangka itu masing-masing: Lima remaja berstatus sebagai pelajar ditangkap Satuan Reserse Kriminal Polres Nganjuk atas dugaan kasus pencurian sepeda motor milik dua remaja di pinggir jalan dusun Morobau, desa Kerepkidul, kecamatan Bagor, Ngajuk, Selasa 10 Desember 2024.

Saat memberikan keterangan, Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Julkifli Sinaga menceritakan, terungkapnya jaringan ini bermula dari laporan warga yang resah dengan maraknya pencurian kendaraan bermotor di lingkungannya.

Merespon laporan itu, polisi melakukan penyelidikan, petugas mendapatkan informasi bahwa motor korban berada di rumah RT (20), salah satu terduga pelaku, di Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, demikian penjelasan Julkifli. Tak berselang lama, atau tepatnya pada Jumat,13 Desember 2024, polisi mengamankan RT bersama sembilan terduga pelaku lainnya, masing-masing:

  • RT (20), warga Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan.
  • RB (16), pelajar asal Desa Bagor Kulon, Kecamatan Bagor.
  • RM (17), pelajar asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan.
  • HA (18), warga Desa Ngumpul, Kecamatan Bagor.
  • FE (17), pelajar asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan.
  • DD (18), warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan.
  • SU (22), warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan.
  • AP (17), pelajar asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan.
  • ID (18), pelajar asal Desa Bandungan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.
  • HI (20), warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Wilangan.

Penangkapan dimulai dengan pengumpulan informasi mengenai kasus pencurian yang terjadi pada 10 Desember 2024. Pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang mencurigai aktivitas remaja di sekitar lokasi kejadian.

Setelah mendapatkan informasi awal, tim penyelidik melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan lokasi di mana para pelaku mungkin berkumpul atau bersembunyi. Ini biasanya melibatkan observasi dan pengumpulan bukti dari saksi-saksi di sekitar area tersebut

Pada tanggal 13 Desember 2024, petugas melakukan operasi penangkapan terhadap 10 remaja tersebut. Mereka ditangkap saat berada di lokasi yang telah ditentukan, berdasarkan bukti dan informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya

Setelah penangkapan, dilakukan penggeledahan terhadap para pelaku untuk mencari barang bukti tambahan yang mungkin terkait dengan pencurian sepeda motor. Barang bukti yang ditemukan kemudian disita untuk keperluan penyidikan lebih lanjut

Para pelajar yang ditangkap dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum, termasuk pemeriksaan lebih lanjut mengenai keterlibatan mereka dalam kasus pencurian dan kemungkinan tindakan hukum lainnya sesuai ketentuan hukum.

Proses ini menunjukkan upaya kepolisian dalam menanggulangi kejahatan yang melibatkan remaja, serta pentingnya kerjasama antara masyarakat dan pihak berwenang dalam menjaga keamanan lingkungan.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Trending di Nasional