Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

OJK Restrukturisasi Kredit bagi 105.000 Korban Bencana Alam Senilai Rp 400 T

badge-check

Ada tiga usulan OJK untuk meringankan beban bagi 105.000 debitur perbankan korban bencana alam, yang nilainya mencapi Rp 400 triliun. Foto: idntmes.com Perbesar

Ada tiga usulan OJK untuk meringankan beban bagi 105.000 debitur perbankan korban bencana alam, yang nilainya mencapi Rp 400 triliun. Foto: idntmes.com

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan kebijakan restrukturisasi kredit senilai hampir Rp400 triliun bagi lebih dari 105.000 debitur yang terdampak bencana hidrometeorologi di tiga provinsi Sumatra. Kebijakan yang berlaku selama tiga tahun ini mulai efektif sejak 10 Desember 2025.​

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyampaikan hal tersebut dalam sambutannya di pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia tahun 2026, Jumat, 2 Januari 2026.

“Data sangat sementara menunjukkan terdapat lebih 105.000 debitur yang terdampak di ketiga provinsi itu, sedangkan potensi kredit dan pembiayaan yang dapat terdampak meliputi kredit dan pembiayaan oleh perbankan, perusahaan penjaminan, perusahaan pembiayaan, dan multifinance mendekati Rp400 triliun,” papar Mahendra.​

Kebijakan relaksasi ini mencakup seluruh jenis kredit untuk semua segmen usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga usaha besar dan korporasi.
OJK memberikan tiga perlakuan khusus:
  • penilaian kualitas kredit berdasarkan ketepatan pembayaran untuk plafon hingga Rp10 miliar
  • penetapan kualitas lancar atas kredit yang direstrukturisasi
  • pemberian pembiayaan baru tanpa penerapan prinsip one obligor.​

“Kredit pembiayaan yang direstrukturisasi tetap dikategorikan lancar, baik restrukturisasi yang dilakukan sebelum maupun setelah debitur terdampak bencana,” ujar Mahendra. Kebijakan ini berlaku untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dilanda banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.​

Kebijakan ini merupakan aktivasi dari Peraturan OJK (POJK) Nomor 19 Tahun 2022 tentang Perlakuan Khusus untuk Lembaga Jasa Keuangan pada Daerah dan Sektor Tertentu di Indonesia yang Terkena Dampak Bencana.

Regulasi tersebut dirumuskan berdasarkan pengalaman penanganan krisis saat pandemi COVID-19, memungkinkan OJK mengambil keputusan strategis dengan lebih cepat.​

“Jika pada masa pandemi penetapan kondisi krisis memerlukan proses yang panjang dan sangat rigid, melalui POJK 19/2022 proses tersebut kini dapat dilakukan lebih cepat dengan perhitungan yang lebih presisi,” jelas Mahendra.

Ia menyatakan optimis bahwa jangka waktu tiga tahun akan cukup realistis untuk mengimplementasikan seluruh ketentuan perlakuan khusus serta mendukung pemulihan ekonomi di daerah terdampak. **​

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

8 Nov 2026 - 13:49 WIB

Antisipasi Banjir Pemkab Gresik Siapkan Rumah Pompa dan Saluran Air

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

8 Nov 2026 - 13:27 WIB

Sarasehan di Plumbon Gambang, Sadar Restuwati Bahas Pertanian dan Kerajinan Rakyat

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis
Trending di Nasional