Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Internasional

Nyeri Intervensional dan Anestesiologi, Dr. Chen Chee Kean adalah Ahlinya

badge-check


					Dr. Chen Chee Kean (Foto: Istimewa) Perbesar

Dr. Chen Chee Kean (Foto: Istimewa)

Penulis: Hadi S Purwanto
KREDONEWS.COM, KUCHING – Sudah banyak khalayak yang mengenal Dr. Chen Chee Kean, seorang Konsultan Ahli Anestesi yang memiliki spesialisasi dalam penanganann nyeri intervensional.

Ia meraih gelar medis dari University Malaysia Sarawak tahun 2002 dan menyelesaikan pelatihan spesialis di Universitas of Science, Malaysia pada 2010 dan menyelesaikan Followship in International Pain Practitioners (FIPP) dari Amerika Serikat.

Dr. Chen memiliki minat khusus dalam mengobati nyeri kronis, termasuk nyeri leher, nyeri punggung bawah, dan nyeri neuropatik, menggunakan teknik invasif minimal seperti radiofrekuensi dan terapi laser.

Disamping itu, Dr. Chen juga menggunakan beberapa teknik dalam penanganan nyeri intervensional, termasuk radiofrekuensi.

“Metode ini digunakan untuk mengurangi nyeri dengan menghancurkan saraf yang mengirimkan sinyal rasa sakit,” kata Dr. Chenyang sudah 15 tahun berpraktik ini.

Teknik-teknik ini merupakan alternatif untuk operasi dan membantu mengurangi ketergantungan pada obat pereda nyeri jangka panjang.

Dr. Chen Chee Kean saat ini berpraktik di KPJ Kuching Specialist Hospital, yang terletak di Jalan Stutong, Kuching, Sarawak, Malaysia.

Di klinik ini, ia fokus pada penanganan nyeri intervensional dan anestesiologi. Teknik-teknik ini merupakan bagian dari pendekatan minimal invasif dalam manajemen nyeri kronis.

Praktiknya tidak hanya berfokus pada manajemen nyeri yang spesifik dan aman, tetapi juga mengutamakan empati dan pemahaman, sehingga setiap pasien merasa dihargai dan didengarkan.

Salah satu pilar filosofi Dr. Chen adalah komitmennya terhadap aksesibilitas dan personalisasi dalam layanan kesehatan.

Ia menekankan komunikasi yang terbuka, memastikan bahwa pasien sepenuhnya memahami diagnosis dan pilihan pengobatan mereka.

Transparansi ini tidak hanya membangun kepercayaan tetapi juga memberdayakan pasien untuk membuat keputusan yang percaya diri tentang kesehatan mereka.

Salah satu pasien mengatakan, “Dokter Chen benar-benar memberikan yang terbaik. Ia meluangkan waktu untuk mendengarkan, menjelaskan, dan sungguh peduli terhadap kesejahteraan pasiennya.”

Jika Anda mencari perawatan medis yang berkualitas tinggi, Dr. Chen adalah nama yang dapat Anda percayai. Untuk berobat ke Dr. Chen, Anda bisa kontak Dokter.My dengan nomor telepon: 081-7123-452.

Dokter.My akan memberikan rekomendasi dokter spesialis sesuai keluhan pasien dan membuatkan janji ketemu dokter serta mengatur penjemputan dari bandara ke rumah sakit. Layanan ini bebas biaya alias gratis***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Massa Karyawan PT SGS Demo Lagi: PHK 1.000 Karyawan, tapi Rekrutmen Karyawan Baru!

23 Juni 2026 - 20:04 WIB

Teror di Balik Pintu Yupita Alami Siksaan 1.095 Hari, Poliri Ringkus Taufik Hidayat DPO 23 Hari di Cibiru Bandung

23 Juni 2026 - 14:34 WIB

DPRD Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati tentang APBD Jombang 2025

23 Juni 2026 - 11:53 WIB

Kisah Ari Anggara Terulang di Batam, Viral Ibu Tiri Hobi Aniaya Anaknya Hingga Babak Belur

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Status Tahanan Luar Kejaksaan, Roy Suryo Konferensi Pers: Terima Kasih Presiden Prabowo!

23 Juni 2026 - 10:09 WIB

PJ Bupati Cilacap Aulia Fatma: Dugaan 100 Titik MBG Fiktif

23 Juni 2026 - 09:11 WIB

Menelisik Akar Terorisme (24): Kata Sandi ‘Saya Mengenalmu!’

22 Juni 2026 - 23:39 WIB

Unusa Kembangkan Program Pemulihan Skizofrenia Berbasis Komunitas di Yayasan Al Hafish Sidoarjo

22 Juni 2026 - 22:04 WIB

Pemerintah Kembali Buka Program Magang Untuk 420 Ribu Orang

22 Juni 2026 - 21:36 WIB

Trending di News