Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Naik Jumlah Korban Jiwa Lakalantas Jombang 2025 sebanyak 249 Jiwa

badge-check


					Lakalantas yang menyebabkan korban jiwa di wilayah Polres Jombang tahun 2025 lalu mengalami kenaikan dibanding tahun 2024. Kenaikan mencapai 4,194 persen dari 2039 korban jiwa (2024) menjadi 249 jiwa melayang di sepanjangf 2025. Foto; kredoneww.com/ elok apriyanto Perbesar

Lakalantas yang menyebabkan korban jiwa di wilayah Polres Jombang tahun 2025 lalu mengalami kenaikan dibanding tahun 2024. Kenaikan mencapai 4,194 persen dari 2039 korban jiwa (2024) menjadi 249 jiwa melayang di sepanjangf 2025. Foto; kredoneww.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Sebanyak 249 nyawa melayang akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jombang sepanjang 2025, naik 4,18 persen dari 239 korban jiwa tahun 2024, ungkap data Satlantas Polres Jombang.

Angka ini mencakup berbagai ruas jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional, meski jumlah kejadian kecelakaan justru turun 16,58 persen menjadi 938 kasus dari 1.116 kasus sebelumnya.

“Korban meninggal dunia tahun 2025 meningkat dibanding 2024. Kami berbelasungkawa kepada keluarga para korban,” ujar Kasat Lantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, Minggu, 4 Januari 2025

Tak hanya korban jiwa, korban luka dan kerugian materiil juga melonjak. Tahun 2024 catat 5 luka berat, 1.863 luka ringan, dan kerugian Rp1,62 miliar. Pada 2025, luka berat naik dua kali lipat jadi 10 orang, luka ringan 2.002 orang, serta kerugian membengkak hingga Rp2,17 miliar.

“Data 2025 menunjukkan peningkatan korban luka dan kerugian materiil,” jelas Rita. Ia menambahkan, penurunan jumlah kejadian seiring kesadaran masyarakat yang lebih tinggi dalam tertib lalu lintas.

Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang mencatat faktor pemicu utama kecelakaan meliputi kondisi alam, jalan, kendaraan, hingga teknologi. Namun, kelalaian pengemudi paling dominan: ugal-ugalan, mengantuk, kurang konsentrasi, dan pelanggaran aturan.

Untuk menekan angka ini, khususnya di kalangan generasi muda, polisi gencar sosialisasi dan edukasi keselamatan di sekolah serta pondok pesantren. “Kami terus mengedukasi masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada saat berkendara,” tegas Rita.

Ia menekankan keselamatan sebagai prioritas utama. “Jangan sampai jadi korban atau pelaku kecelakaan. Keselamatan nomor satu,” tambahnya. Rita juga menyampaikan imbauan Kapolres agar orang tua tak sembarangan beri kendaraan kepada anak di bawah usia atau tanpa kelengkapan berkendara. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menang di PTUN, Warga Mutiara Regency Total Hadapi Bupati Sidoarjo yang Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pro Bono Hotman Paris Bela Jampindsus, Frank Alexander: 911 Cuma Trik Pemasaran

19 Juli 2026 - 20:06 WIB

Arab Saudi Jajaki Bandara Dhoho Kediri Layani Penerbangan Haji dan Umrah

19 Juli 2026 - 19:10 WIB

Tanpa Biaya Administrasi Produk UMKM Bisa Mejeng di Ritel Modern

19 Juli 2026 - 18:59 WIB

Akses Jalan Jati–Banjarbendo Masih Diperebutkan, Pemkab Sidoarjo Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 11:36 WIB

Pria Bersenjata Laras Panjang Merampok Toko Emas, Gondol Perhiasan Senilai Rp350 Juta

18 Juli 2026 - 22:36 WIB

Semangat Ikan Sepat Ikan Lele, Faturrohman: Makin Cepat Tidak Betele-tele untuk Musker Apindo Jombang

18 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Runway Bandara Juanda Direvitalisasi, Airbus A380 Ditarget Bisa Mendarat

17 Juli 2026 - 20:25 WIB

Trending di Nasional