Menu

Mode Gelap

Headline

Mulai 15 Mei 2025, Bupati Jombang Tetapkan Program Satu Pasang Pengantin Satu Pohon

badge-check


					Launching program Perbesar

Launching program "Satu Pasang Pengantin Satu Pohon" oleh Bupati Jombang H Warsubi dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis, 15 Mei 2025. Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Wibisono   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Bupati Jombang, H Warsubi, pada Kamis, 15 Mei 2025, resmi meluncurkan program inovatif yang mewajibkan setiap pasangan calon pengantin yang akan menikah untuk menanam minimal satu pohon.

Launching program “Satu Pasang Pengantin Satu Pohon” oleh Bupati Jombang H Warsubi dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis, 15 Mei 2025. Acara ini merupakan bagian dari akselerasi 100 hari kerja Bupati yang juga meluncurkan beberapa program unggulan lainnya.

Program ini bertujuan untuk melibatkan masyarakat, khususnya pasangan pengantin, dalam upaya pelestarian lingkungan hidup di Jombang.

Penanaman pohon dijadikan sebagai simbol harapan dan komitmen pasangan pengantin untuk menjaga lingkungan, sejalan dengan momen sakral pernikahan mereka.

Setiap pasangan diwajibkan menanam minimal satu pohon sebagai bagian dari proses pernikahan mereka.

Launching program “Satu Pasang Pengantin Satu Pohon” oleh Bupati Jombang H Warsubi dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jombang pada Kamis, 15 Mei 2025. Instagram@jombanginformasi_

Ketentuan menanam pohon ini telah ditetapkan secara resmi oleh pemerintah Kabupaten Jombang dan mulai diberlakukan sejak 15 Mei 2025.

Bupati Jombang, H Warsubi, tidak menentukan jenis pohon tertentu yang wajib ditanam oleh pasangan pengantin.

Program yang diluncurkan mewajibkan setiap pasangan yang akan menikah untuk menanam minimal satu pohon dengan jenis bebas, asalkan pohon tersebut berkayu. Jadi, pasangan pengantin dapat memilih jenis pohon kayu apa saja sesuai kemampuan dan ketersediaan, tanpa adanya ketentuan jenis pohon spesifik dari pemerintah.

Program ini menjadi salah satu dari empat program unggulan Bupati Jombang dalam 100 hari kerja pertamanya. Melalui program ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih hijau dan sehat di Jombang.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian alam, dimulai dari momen penting dalam kehidupan pribadi, yaitu pernikahan.

Program menanam pohon bagi pasangan pengantin di Jombang merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan tradisi sosial, sekaligus menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan kepada generasi baru.

Rata-rata jumlah pasangan yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Jombang setiap bulan diperkirakan sekitar 860 pasangan.

Hal ini berdasarkan data jumlah pernikahan di Jombang selama tahun 2022 yang mencapai sekitar 10.378 pernikahan. Jika dibagi rata per bulan, maka sekitar 865 pasangan menikah setiap bulan di Jombang.

Data ini merupakan gambaran umum tanpa pembagian spesifik per KUA kecamatan, namun memberikan estimasi kasar jumlah pernikahan bulanan di wilayah Jombang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Baru BBM Non Subsidi Per 18 April 2026: Pertamina DEX Rp23.900/ Liter

18 April 2026 - 16:15 WIB

Donasi Kemanusiaan Warga Indonesia untuk Iran Rp 9 Miliar Lebih per 14 April 2026

18 April 2026 - 15:33 WIB

BGN Bayar ke Unhan Rp1,52 M secara Swakelola untuk Beli Semir dan Sepatu SPPI

18 April 2026 - 10:38 WIB

Alam Kurniawan Saksi Kebakaran Gudang Peralatan SMPN 2 Sumobito, Kerugian Ditaksir Rp 10 Juta

18 April 2026 - 08:40 WIB

Mafia Izin Pertambangan, Kejati Meringkus Tiga Pejabat Utama ESDM Pemprov Jatim

17 April 2026 - 23:23 WIB

24 Jam Operasi SAR Evakuasi 8 Jenazah, Korban Helikopter Jatuh di Hutan Tapang Tingan Sekadau

17 April 2026 - 22:42 WIB

Bahlil Kode Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi dalam Waktu Dekat

17 April 2026 - 20:20 WIB

KEK Industri Halal Sidoarjo Siap Tarik Investasi Global, Incar Rp 97,8 Triliun

17 April 2026 - 20:02 WIB

Jaga Stabilitas dan Ketertiban, FPII Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 18:38 WIB

Trending di News