Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Menipu Gandakan Uang, Seorang Ustad Banten Beli Uang Palsu Lewat Shopee

badge-check

Dirserse Polda Banten dipimpin Kombes Pol Dian Setyawan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan aksi seorang ustad pemilik pondok di Pandeglang, US, 48, yang mengaku mampu menggandakan uang. Ternyata uang itu palsu yang dibeli dari online Shopee. Instagram@humaspoldabanten Perbesar

Dirserse Polda Banten dipimpin Kombes Pol Dian Setyawan menggelar konferensi pers terkait pengungkapan aksi seorang ustad pemilik pondok di Pandeglang, US, 48, yang mengaku mampu menggandakan uang. Ternyata uang itu palsu yang dibeli dari online Shopee. Instagram@humaspoldabanten

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani | Editor: Priyo Suwanro

KREDONEWS.COM, PANDEGELANG- Kombes Pol Dian Setyawan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, menggelar konferensi pers, soal pengungkapan kasus seorang ustad pengasuh pondok di Pandeglang berinisial US, 48, melakukan penipuang dengan modus menggandakan uang,

Ternyata uang yang digunakan untuk menipu adalah uang palsu. Menurut pengakuan US uang palsu itu dia dapat dari belanja online Shoppe, dalam acara konferensi pers Rabu, 15 Januari 2025.

Dalam penjelasannya Dian Setyawan menyatakan penggerebekan dilakukan pada 12 Januari 2025, di pondok pesantren Bilik Dzikir Nazilul Hikmah Asma Rajawali, di Kampung Telasari, Desa Cigeulis, Pandeglang, preovinsi Banten.

Dalam penggerebekan itu pula, polisi berhasil menyita 2.600 lembar uang palsu pecahan Rp100.000, totalnya mencapai Rp260 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya seperti mata uang Yuan China dan alat-alat yang digunakan dalam penipuan.

Meskipun beberapa orang diduga menjadi korban, hingga saat ini belum ada laporan resmi yang diterima oleh polisi. Polda Banten mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penipuan serupa dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten, menjelaskan bahwa pelaku mengklaim dapat menggandakan uang dengan syarat korban menyerahkan sejumlah uang sebagai mahar.

Dalam menjalankan aksinya, US akan memperlihatkan uang tersebut kepada korbannya melalui video call. Setelah itu, pelaku akan meminta mahar dengan alasan untuk membuka uang dalam peti tersebut.

Pelaku yang selama ini dikenal sebagai ustaz atau kiai membuat korbannya percaya sehingga memberikan uang mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 23 juta untuk dilipatgandakan.

“Praktik penggandaan uang palsu ini kurang lebih satu tahun. Saat ini korban yang sudah teridentifikasi ada 4 orang, cuma belum membuat laporan polisi. Kami minta masyarakat yang pernah menjadi korban segera membuat laporan polisi” kata Dian.

Atas perbuatannya US dijerat melanggar Pasal 26 Ayat 2 dan Pasal 36 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara atau denda Rp 10 miliar. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

November 2026 Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS

6 Nov 2026 - 19:17 WIB

November 2026 Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS

Sah! Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Lintas Profesi

6 Nov 2026 - 18:57 WIB

Sah! Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Lintas Profesi

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis
Trending di Nasional