Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Masalah Anggota DPRD Sidoarjo “Boikot” Sidang Rapat Paripurna LKPJ Bupati Sidoarjo, Begini Penjelasannya

badge-check


					Masalah Anggota DPRD Sidoarjo “Boikot” Sidang Rapat Paripurna LKPJ Bupati Sidoarjo, Begini Penjelasannya Perbesar

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM,  SIDOARJO-Hampir 70 persen anggota dari berbagai fraksi yang ada di DPRD Sidoarjpo tidak mengikuti Rapat Paripurna LKPJ Bupati Sidoarjo. Bangku deretan separuh ke belakang paripurna itu justru dipadati anggota forkompimda, sekretaris daerah dan jajaran pemkab, pimpinan BUMD dan pimpinan cabang BUMN, pimpinan perguruan tinggi, undangan LSM, dan para jurnalis peliput.

Hanya 16 orang yang hadir dari 70 orang anggota dewan Sidoarjo  Selasa (6/5/2025).

Situasi politik di Kabupaten Sidoarjo tentu memanas usai mayoritas anggota DPRD melakukan aksi boikot dalam sidang paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati.

Ketegangan antara legislatif dan eksekutif pun dinilai menjadi indikasi mulai melemahnya dukungan politik terhadap Bupati Subandi di tubuh DPRD.

Sikap tegas datang dari Fraksi Gerindra yang sebelumnya merupakan bagian dari koalisi pendukung Subandi-Mimik Idayana dalam Pilkada 2024. Dari sembilan anggota fraksi Gerindra, delapan tidak hadir dalam sidang LKPj bersama sejumlah anggota fraksi PKB, PDIP, PAN, dan NasDem. Hanya satu anggota Gerindra yang absen karena menjalankan ibadah haji.

Padahal sebelumnya, koalisi Gerindra, Golkar, dan Demokrat menjadi fondasi utama kekuatan Bupati Subandi di legislatif.

Dengan konstelasi politik saat ini, kekuatan Subandi di parlemen mulai menyusut. Kini, kemungkinan hanya Golkar dan Demokrat yang tersisa sebagai pendukung. Gerindra secara terbuka menunjukkan kekecewaan melalui aksi boikot, sebagai bentuk ketidakharmonisan dengan kepemimpinan Subandi.

Pertanyaan pun mencuat mengenai keselarasan sikap fraksi Gerindra dengan garis kebijakan partai, terlebih karena Ketua DPC Gerindra Sidoarjo adalah Mimik Idayana, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati.

Kendati demikian Rahmat Muhajirin (RM), Ketua Dewan Penasehat DPC Gerindra Sidoarjo, menegaskan bahwa secara struktural, partai tetap berkomitmen mendukung pemerintahan hingga 2030.

RM menyebutkan bahwa keputusan fraksi tetap melewati konsultasi internal dan berdasarkan kajian menyeluruh, terutama dalam melihat dampak terhadap masyarakat. Ia menyebut aksi boikot adalah bentuk kekecewaan personal terhadap Bupati, khususnya karena LKPj dinilai sebagai bentuk tanggung jawab individu, bukan kelembagaan.

RM juga mengungkapkan bahwa Subandi sempat menolak tawaran untuk menjadi kader Gerindra meski diusung oleh partai tersebut saat Pilkada. Hal ini memicu perasaan ditinggalkan oleh kader partai. Kekecewaan turut meluas karena DPRD merasa dilecehkan secara kelembagaan dan tidak dihargai dalam proses pengambilan kebijakan, terutama soal Pokok Pikiran (Pokir) yang seharusnya menjadi hak anggota dewan sebagaimana diatur dalam UU No. 23 Tahun 2014 dan Permendagri No. 86 Tahun 2017.

Jika kondisi terus memburuk, RM memastikan aksi politik tak berhenti pada boikot saja. Ia menyebut potensi penggunaan hak interpelasi hingga hak angket sesuai dengan ketentuan dalam UU No. 17 Tahun 2014, untuk mengawal fungsi pengawasan DPRD. “Kita lihat saja kelanjutannya,” pungkasnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Tarif Listrik Juli-Agustus-September Tak Naik

30 Juni 2026 - 21:23 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWG Berhasil Masuk Rekor Dunia

30 Juni 2026 - 06:05 WIB

Peternak Unjuk Rasa dan Bagi Telur Gratis di Gedung DPRD Jatim

29 Juni 2026 - 20:18 WIB

Trending di Nasional