Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Harga Tempe-Tahu Naik 10 Persen Bukan karena Dolar

badge-check


					Harga Tempe-Tahu Naik 10 Persen Bukan karena Dolar Perbesar

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) mengungkapkan harga jual tempe dan tahu di pasar domestik naik hingga 10% akibat lonjakan harga kemasan plastik.

Sekretaris Jenderal Gakoptindo Wibowo Nurcahyo mengatakan, kenaikan harga tersebut dipicu dampak perang Iran dan Amerika Serikat (AS) yang turut mendorong kenaikan berbagai bahan baku industri.

“Harga jual hasil produksi ada sedikit kenaikan, sekitar 10%,” ujar Wibowo kepada Kontan, Selasa (19/5/2026).

Menurut Wibowo, produsen tempe dan tahu juga mulai melakukan efisiensi produksi seiring melonjaknya biaya kemasan plastik.

Ia menyebut kenaikan harga produk sudah terjadi sejak harga plastik meningkat tajam di tengah konflik geopolitik.

“Dampaknya terasa sejak perang itu terjadi. Harga plastik bahkan naik sampai dua kali lipat dan pemerintah belum bisa mengatasi persoalan harga plastik ini,” jelasnya.

Meski demikian, Wibowo menegaskan kenaikan harga tempe dan tahu tidak berkaitan langsung dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

“Kalau dikaitkan dengan hubungan dolar itu tidak ada. Kenaikan 10% ini lebih karena dampak perang Iran,” tuturnya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bantuan Pangan Oktober-Desember Mulai Disalurkan Via Kopdes

14 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Akibat Modifikasi, KM Feronia Tak Tahan Digempur Hukum Fisika

14 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Mentan Siapkan Rp3 T Bangun Pusat Pengembangan Bibit Ayam di Malang

13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Pengusaha Buka Suara Soal Pembatasan Gas Industri

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Restitusi Macet Jadi Ancaman UMKM

13 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Meski Putusan MA Inkrah, Pengasuh Ponpes Mahdiy Sidoarjo Resmi Laporkan Dugaan Keterangan Palsu ke Polisi

10 Oktober 2026 - 21:42 WIB

Penerimaan Cukai Rokok Elektrik Tembus Rp1,7 Triliun hingga Kuartal III/2026

9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Ramai Boikot Produk RI di Malaysia hingga Pemerintah Buka Suara

9 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Resmi Terbit! Perpres Ojol Atur Biaya Platform Maksimal 8 Persen

8 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Trending di Nasional