Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Kadispertan Jombang Imbau Petani Terdampak Banjir Bersabar, Bantuan Bibit Padi Pasti Datang

badge-check


					Kepada Dinas Pertanian Pemkab Jombang, Ir M Rony. Bantuan bibit kepada petani terdampak banjir pasti datang, saat ini sedang mempersiapkan. Foto: dok/kredonews.com Perbesar

Kepada Dinas Pertanian Pemkab Jombang, Ir M Rony. Bantuan bibit kepada petani terdampak banjir pasti datang, saat ini sedang mempersiapkan. Foto: dok/kredonews.com

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Petani terdampak banjir di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diminta bersabar. Hingga kini, bantuan benih padi dari pemerintah daerah belum dapat disalurkan dalam waktu dekat karena masih menunggu proses pendataan dan pengadaan.

Dinas Pertanian Kabupaten Jombang memastikan realisasi bantuan benih padi bagi petani terdampak banjir baru akan dilakukan pada Maret 2026, setelah seluruh tahapan administrasi dan verifikasi lapangan rampung.

Kepala Dinas Pertanian Jombang, M Rony, mengatakan berdasarkan laporan terbaru, sebagian besar genangan banjir di area persawahan saat ini mulai surut. Meski demikian, tim masih melakukan verifikasi untuk memastikan tingkat kerusakan tanaman padi di sejumlah wilayah terdampak.

“Total luas sawah yang sempat tergenang banjir mencapai 307,11 hektare. Tidak semuanya mengalami gagal panen. Lahan yang benar-benar puso tercatat seluas 65 hektare dan berada di Kecamatan Ngusikan,” ujar Rony, Kamis 22 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pendataan dampak banjir dilakukan sejak awal kejadian hingga 15 Januari 2026. Hasil asesmen lapangan tersebut menjadi dasar penentuan calon penerima bantuan benih padi.

“Tim masih bergerak di lapangan. Laporan terakhir menunjukkan air mulai surut di beberapa titik persawahan,” katanya.

Terkait penyaluran bantuan, Rony menyebut pengadaan benih padi dijadwalkan berlangsung pada Maret. Benih tersebut disiapkan untuk mendukung musim tanam berikutnya bagi petani yang lahannya mengalami gagal panen.

“Setelah proses pengadaan selesai, benih padi bisa dimanfaatkan pada musim tanam kedua, sekitar April atau Mei,” ucapnya.

Dinas Pertanian Jombang menyiapkan bantuan benih padi sebanyak 25 kilogram per hektare untuk lahan yang mengalami puso.

Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu petani kembali menanam setelah kondisi lahan siap diolah pascabanjir. “Bantuan benih ini khusus untuk sawah yang mengalami gagal panen akibat banjir,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan hektare lahan pertanian di Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terendam banjir akibat luapan Sungai Marmoyo. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Komisi B DPRD Jombang.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Pertanian (Disperta) untuk segera melakukan pendataan kerugian petani yang terdampak, termasuk potensi gagal panen.

“Ini persoalan serius. Dinas Pertanian harus segera turun ke lapangan untuk mendata para petani yang terdampak banjir,” kata Ama Siswanto, Minggu (18/1/2026).

Selain pendataan, politisi Fraksi PDI Perjuangan itu juga mendorong Disperta Jombang melakukan kajian mendalam terkait penyebab banjir yang hampir setiap tahun merendam sawah di wilayah Ploso.

“Dinas juga harus menginventarisir apa penyebab utama banjir ini. Jangan sampai petani terus mengalami gagal panen setiap tahun,” tegasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rudal Houthi Sasar Bandara Raja Khaled dan Mengenai Fasilitas Perminyakan Aramco

20 September 2026 - 08:57 WIB

Penelisik Akar Terorisme (58): Pemberontak Chang Hsien-chung Hingga Jejak Perang Salib di Tiongkok

20 September 2026 - 08:30 WIB

100 Tahun Pondok Darussalam Gontor, Presiden Tiga Kali Pekikan Free Palestine! Mau Heboh, Terserah

19 September 2026 - 16:06 WIB

Ratusan Orang Tuntut PT Annisa Ahmada Kembalikan Ongkos Umrah: Total Rp57 Miliar

19 September 2026 - 15:13 WIB

Sidang Gratifikasi Rp 1,08 M Dirjen BC Jaka Budi Utama, Faisyal Assegap Ancam Datangkan Massa di PN Tipikor

19 September 2026 - 14:30 WIB

Hilang Saat Liputan Erupsi G. Anak Krakatau: SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru

19 September 2026 - 12:30 WIB

Empat Bulan Jalani Hukuman Kasus Rp22 Juta, Hellyana Duduk Kembali ke Singgasana Wagub Babel

19 September 2026 - 11:06 WIB

Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Dioptimalkan

18 September 2026 - 20:39 WIB

Harga Emas Antam Jumat Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

18 September 2026 - 20:26 WIB

Trending di News