Menu

Mode Gelap

Nasional

Jelang Lebaran, Permintaan Kredit Mobil Bekas Multifinance Makin Kencang

badge-check


					Ilustrasi mobkas Perbesar

Ilustrasi mobkas

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, piutang pembiayaan multifinance untuk lini kendaraan roda empat menunjukkan tren pertumbuhan menjelang Lebaran.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan pada periode 2022–2025, piutang pembiayaan kendaraan roda empat multifinance tumbuh rata-rata 6,80% secara year on year (yoy) atau menunjukkan tren peningkatan, termasuk menjelang momentum musiman seperti Lebaran.

“Adapun kendaraan roda empat bekas mencatat rata-rata pertumbuhan lebih tinggi sebesar 12,75% yoy,” ungkapnya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (5/3/2026).

Agusman menyebut fenomena pertumbuhan yang lebih kuat pada kendaraan bekas mencerminkan preferensi masyarakat terhadap harga yang lebih terjangkau, serta fleksibilitas pembiayaan. Per Januari 2026, dia bilang total penyaluran pembiayaan roda empat multifinance tercatat sebesar Rp 229,43 triliun.

Hal yang sama juga disampaikan PT Mandiri Utama Finance (MUF). Plt Direktur Utama MUF Dapot Parasian Sinaga menyampaikan prospek pembiayaan kendaraan pada tahun ini masih cukup baik. Dia melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka, seiring kebutuhan kendaraan yang masih menjadi prioritas bagi masyarakat, baik untuk keperluan mobilitas maupun aktivitas produktif.

“Apalagi menjelang Lebaran, biasanya permintaan kendaraan cenderung meningkat karena kebutuhan perjalanan bersama keluarga,” ujarnya kepada Kontan.

Dengan demikian, MUF tetap optimistis pembiayaan kendaraan dapat menunjukkan kinerja yang lebih baik tahun ini, jika dibandingkan tahun sebelumnya. Terkait kinerja, Dapot menerangkan penyaluran pembiayaan kendaraan MUF tercatat tumbuh sebesar 17,2% secara yoy per Januari 2026.

Berdasarkan kinerja industri secara keseluruhan, OJK menyampaikan piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 508,27 triliun per Januari 2026, tumbuh 0,78% secara yoy. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ritel Keluhkan Impor Barang Telat Datang: Momentum Lebaran Hilang

6 Maret 2026 - 21:48 WIB

Mal Geber Diskon 70-80%, Target Transaksi Tembus Rp 53 T

6 Maret 2026 - 21:29 WIB

Bapanas Awasi Ketat Harga Daging dan Minyak Goreng di Ramadan 1447 H

5 Maret 2026 - 15:06 WIB

Lebaran 2026: Skema One Way Tol Trans-Jawa Resmi Diberlakukan

5 Maret 2026 - 14:55 WIB

Harga Energi Melonjak, Sektor Perumahan Indonesia Tertekan

5 Maret 2026 - 14:45 WIB

Fadia Arafiq Keruk Uang APBD Pekalongan Rp 46 M, Menangkan Proyek untuk PT Miliknya Sendiri

4 Maret 2026 - 19:06 WIB

Mudik Motor Gratis Naik Kereta, Begini Cara Ikut Program MOTIS 2026

4 Maret 2026 - 14:44 WIB

48 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Saudi

4 Maret 2026 - 14:26 WIB

BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem di Indonesia

4 Maret 2026 - 14:07 WIB

Trending di Nasional