Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Gejala Super Flu yang Disebut Lebih Ganas dari Flu Biasa

badge-check


					Gejalanya mirip flu Perbesar

Gejalanya mirip flu

Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA -Varian baru super flu tengah ramai diperbincangkan dalam dunia medis. Varian flu baru ini bernama Subclade K yang mendominasi kasus di Inggris, Jepang, hingga sebagian wilayah Amerika Serikat.

Apa itu super flu Subclade K ?

Menurut Amesh A. Adalja, M.D., seorang peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Subclade K sebenarnya merupakan cabang mutasi terbaru dari virus Influenza A (H3N2) yang sudah bersirkulasi selama puluhan tahun. Para ilmuwan pertama kali mendeteksinya pada Juni 2025 dan sejak saat itu, virus ini menyebar dengan sangat cepat.

“Sejauh ini, musim flu didominasi oleh strain influenza A/H3N2 yang telah bermutasi dari strain yang termasuk dalam vaksin. Karena strain dominan berbeda dari strain yang terdapat dalam vaksin flu, ada kemungkinan lebih besar orang terinfeksi dan sakit,” kata Dr. Adalja, dikutip dari Prevention.

Profesor dan kepala penyakit menular di Universitas Buffalo di New York, Thomas Russo, M.D.,. mengatakan subclade K juga memiliki beberapa mutasi yang tampaknya membuat flu ini lebih menular sehingga lebih banyak orang terpapar.
Gejala Super Flu

Super flu biasanya membutuhkan waktu 3 hingga 4 hari untuk mulai menunjukkan gejala. Gejala umum meliputi:

– Batuk

– Sakit tenggorokan

– Hidung berair atau tersumbat

– Nyeri otot atau badan

– Sakit kepala

– Kelelahan

Virus ini lebih berbahaya bagi orang lanjut usia, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan orang dengan tingkat kebugaran rendah. Kelompok-kelompok ini lebih rentan terhadap penyakit pembuluh darah dan memiliki risiko serangan jantung yang lebih tinggi.
Cara mencegah ‘super super’

Sejumlah ahli menyebut vaksin influenza tetap direkomendasikan untuk mencegah gejala yang berat, meskipun tidak sepenuhnya ampuh dalam mencegah penularan.

“Vaksin ini dapat mengurangi kemungkinan Anda dirawat di rumah sakit dan mengalami dampak buruk,” kata dr. Russo

Menurut dr. Russo, selain vaksin influenza, mengenakan masker di tempat-tempat ramai di dalam ruangan juga dapat membantu mencegah tertular super flu.

Jika sakit, disarankan untuk melakukan tes untuk mengetahui penyakit apa yang Anda derita (terutama karena gejala COVID-19 dapat sangat mirip dengan gejala flu, dan pengobatannya mungkin berbeda).

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Izabel Kovacic akan Panaskan Tribun Piala Dunia

17 Juni 2026 - 18:52 WIB

Fans Terseksi Piala Dunia Menurut Survei, Argentina Nomor Satu

16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Meski Neymar Tak Bermain, Pacarnya Pamer Tubuh Seksi di Piala Dunia 2026

15 Juni 2026 - 20:01 WIB

Kecantikan Brasil Ciptakan Sensasi di Piala Dunia 2026

14 Juni 2026 - 19:28 WIB

Cara Aman Nikmati Piala Dunia 2026 Tanpa Merusak Kesehatan

12 Juni 2026 - 19:41 WIB

Trending di Life Style