Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Diangkut ke Puskesmas, 38 Siswa SMPN 1 Mojolangu Tulungagung Keracunan BMG

badge-check


					Sebanyak 38 siswa siwi SMPN 1 Boyolangu, Tulungagung, dirawat di puskesmas dan rumah sakit, akibat keracunan setelah mengonsumsi makanan dari BGM, Senin 13 Oktober 2025. Foto: JtV Perbesar

Sebanyak 38 siswa siwi SMPN 1 Boyolangu, Tulungagung, dirawat di puskesmas dan rumah sakit, akibat keracunan setelah mengonsumsi makanan dari BGM, Senin 13 Oktober 2025. Foto: JtV

Penulis: Muryanto S       |       Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TULUNGAGUNG- Sebanyak 38 siswa SMPN 1 Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur, mengalami dugaan keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin pagi, 13 Oktober 2025.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Anna Sapti Saripah memberikan informasi tentang kondisi korban, jumlah siswa yang dirawat di Puskesmas dan rumah sakit, serta kesiapan pihak kesehatan dalam menangani kasus ini.
Ia menyatakan bahwa sebagian besar kondisi anak-anak membaik meskipun ada beberapa yang harus dirujuk ke rumah sakit karena dehidrasi ringan.​

Para siswa mengalami gejala mual, pusing, muntah, sakit perut, dan beberapa mengalami kejang perut.

Mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas Boyolangu untuk mendapatkan perawatan medis, di mana sebagian sudah diperbolehkan pulang, namun empat siswa harus dirujuk ke rumah sakit karena dehidrasi ringan dan kondisi yang memerlukan perawatan intensif.

Menu MBG yang dikonsumsi berupa nasi kuning dengan lauk daging ayam kecap, irisan tomat, dan mentimun.

Pihak Dinas Kesehatan dan kepolisian sudah melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel makanan serta sampel muntahan untuk uji laboratorium lebih lanjut.

Dinkes juga menginstruksikan puskesmas di sekitar Boyolangu untuk siaga mengantisipasi korban tambahan yang mungkin muncul.​​

Jelas terlihat bahwa insiden ini adalah bagian dari beberapa kasus keracunan yang terkait dengan program MBG di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, dimana sejumlah sekolah melaporkan siswa mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi MBG.

Penanganan medis dan investigasi sedang berlangsung untuk memastikan penyebab dan mencegah kejadian serupa.​

Penyebab pasti keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 1 Boyolangu masih dalam penyelidikan, namun dugaan sementara penyebabnya berasal dari ayam atau irisan tomat dalam menu MBG yang kondisinya sudah tidak segar dan kemungkinan sudah busuk.
Menu MBG yang dikonsumsi siswa berupa nasi kuning dengan lauk daging ayam kecap serta irisan tomat dan mentimun. Para siswa mengalami gejala keracunan berupa mual, muntah, pusing, nyeri perut, dan beberapa mengalami menggigil.
Sampel makanan dan muntahan korban sudah diamankan dan sedang diperiksa di laboratorium oleh pihak kepolisian dan Dinas Kesehatan Tulungagung untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut. Kondisi ini menyebabkan puluhan siswa harus dirawat, dengan beberapa dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.​

AKP Tarmadi dari kepolisian menjelaskan kronologi kejadian, dugaan penyebab awal keracunan (ayam atau irisan tomat yang sudah tidak segar), serta tindakan pengamanan sampel makanan dan muntahan untuk uji laboratorium lebih lanjut. Ia juga menyebutkan jumlah korban yang dirawat dan kondisi keluhan yang dialami para siswa.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

25 Tahun Siddigiyyah secara Mandiri Bantu Bangun 2.556 Rumah Warga Tanpa Bedakan Suku dan Agama

22 Juni 2026 - 19:03 WIB

Sosialisasi Dinsos Jombang: Kejaksaan Jadi Mitra Konsultan Hukum bagi Pengelola Lembaga Sosial

21 Juni 2026 - 21:59 WIB

IESR Prediksi Pemadaman Listrik di Jawa Masih Berlanjut hingga Tiga Pekan

21 Juni 2026 - 21:52 WIB

Ribuan Pekerja di Mojokerto dan Bandung Terancam PHK

21 Juni 2026 - 21:38 WIB

Langkah Strategis, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional Bahas Ekonomi dan Geopolitik Global

21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketua APINDO Fathurrohman: Siapkan 1.200 Lapangan Kerja Hadapi Ancaman 1.000 PHK

21 Juni 2026 - 20:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (23): Raja Dikecam, Agama Diinjak

21 Juni 2026 - 18:57 WIB

Aksi Rusuh Konvoi di Tenggilis Mejoyo Surabaya, Polisi Ringkus 4 Tersangka Pelaku Asal Jombang

21 Juni 2026 - 18:03 WIB

Menelisik Akar Terorisme (22): Kaum Papist Memuja Berhala Terkutuk

20 Juni 2026 - 18:40 WIB

Trending di News