Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Dewan Guru Besar UI Batalkan Gelar Doktor Bahlil Lahaladia, Bisa Merembet ke Promotor

badge-check


					Menteri ESDM, Bahlil Lahaladia. Instagram@bahlillahaladia Perbesar

Menteri ESDM, Bahlil Lahaladia. Instagram@bahlillahaladia

Penulis: Tasyafarina Libas Tirani  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDNEWS.COM, JAKARTA- Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) merekomendasikan pembatalan gelar doktor Bahlil Lahadalia (sekarang menteri EDM)  setelah ditemukan pelanggaran akademik serius.

Keputusan ini diambil dalam sidang etik di UI,  pada 28 Februari 2025, yang mengidentifikasi empat pelanggaran utama dalam disertasinya, berjudul “Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia” dan disetujui pada 16 Oktober 202413.

Pelanggaran yang Ditemukan:

  • Ketidakjujuran dalam Pengambilan Data: Data penelitian diambil tanpa izin dari narasumber dan tidak transparan.
  • Pelanggaran Standar Akademik: Bahlil dinyatakan lulus dalam waktu singkat tanpa memenuhi syarat akademik yang ditetapkan.
  • Perlakuan Khusus: Ia menerima perlakuan istimewa dalam proses akademik, termasuk kemudahan dalam pembimbingan dan kelulusan.
  • Konflik Kepentingan: Terdapat hubungan profesional antara promotor dan kebijakan yang diatur Bahlil saat menjabat sebagai pejabat negara16.

Meskipun rekomendasi DGB UI bersifat tidak mengikat dan keputusan akhir berada di tangan rektor, mereka menegaskan komitmen untuk menjaga standar akademik dan etika penelitian. Rektor UI diharapkan untuk menindaklanjuti rekomendasi ini sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kini bola berada di tangan Rektor Universitas Indonesia (UI) saat ini adalah Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU.

Universitas Indonesia (UI) memiliki total 429 guru besar yang terdiri dari 315 guru besar dengan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) dan 114 guru besar dengan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) per November 2023.

Jumlah ini mencakup guru besar tetap dan tidak tetap, dengan data terbaru menunjukkan ada 481 guru besar secara keseluruhan per Januari 2025.

Hingga saat ini, belum ada reaksi resmi dari Bahlil Lahadalia terkait keputusan Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) mengenai gelar doktornya. Rektor UI, Heri Hermansyah, juga belum memberikan konfirmasi atau tanggapan mengenai tindak lanjut atas rekomendasi DGB UI.

DGB UI telah menyerahkan keputusan akhir mengenai nasib gelar doktor Bahlil kepada rektor, tetapi hasil sidang etik yang membahas pelanggaran dalam disertasi Bahlil tetap bersifat internal dan belum diumumkan ke publik.

Dalam menyelesaikan gelar S3 di UI,  sebagai  S3 Bahlil Lahadalia di Universitas Indonesia adalah: Promotor: Prof. Chandra Wijaya, Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) UI. Bertindak seabagai Ko-Promotor: Prof. Teguh Dartanto, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI dan Dr. Athor Subroto, Direktur Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI.

Dalam kasus Bahlil Lahadalia, promotor dan ko-promotor disertasi dapat dikenai sanksi. Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (DGB UI) merekomendasikan sanksi berupa teguran keras terhadap promotor dan ko-promotor, serta larangan mengajar hingga batas waktu yang ditentukan.

Ini merupakan bagian dari respons terhadap pelanggaran akademik yang ditemukan dalam proses penyusunan disertasi Bahlil, termasuk konflik kepentingan di antara promotor dan kebijakan yang diatur Bahlil saat menjabat sebagai pejabat negara. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rudal Houthi Sasar Bandara Raja Khaled dan Mengenai Fasilitas Perminyakan Aramco

20 September 2026 - 08:57 WIB

Penelisik Akar Terorisme (58): Pemberontak Chang Hsien-chung Hingga Jejak Perang Salib di Tiongkok

20 September 2026 - 08:30 WIB

100 Tahun Pondok Darussalam Gontor, Presiden Tiga Kali Pekikan Free Palestine! Mau Heboh, Terserah

19 September 2026 - 16:06 WIB

Ratusan Orang Tuntut PT Annisa Ahmada Kembalikan Ongkos Umrah: Total Rp57 Miliar

19 September 2026 - 15:13 WIB

Sidang Gratifikasi Rp 1,08 M Dirjen BC Jaka Budi Utama, Faisyal Assegap Ancam Datangkan Massa di PN Tipikor

19 September 2026 - 14:30 WIB

Hilang Saat Liputan Erupsi G. Anak Krakatau: SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru

19 September 2026 - 12:30 WIB

Empat Bulan Jalani Hukuman Kasus Rp22 Juta, Hellyana Duduk Kembali ke Singgasana Wagub Babel

19 September 2026 - 11:06 WIB

Penyeberangan Pelabuhan Jangkar-Celukan Bawang Dioptimalkan

18 September 2026 - 20:39 WIB

Harga Emas Antam Jumat Naik Rp25.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

18 September 2026 - 20:26 WIB

Trending di News