Menu

Mode Gelap

Headline

Detail Strategi Operasi Militer AS di Venezuela: Geopolitik Memanas

badge-check


					Detail Strategi Operasi Militer AS di Venezuela: Geopolitik Memanas Perbesar

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SURABAYA– Dunia tersentak oleh operasi militer skala besar yang dilancarkan Amerika Serikat di Venezuela pada 3 Januari 2026. Aksi ini memicu ketegangan geopolitik serius di kawasan Amerika Latin serta mengundang respons keras dari berbagai belahan dunia.

Di bawah perintah Presiden Donald Trump, misi ini menargetkan penggulingan Nicolás Maduro. Pemerintah AS menuding Maduro terlibat dalam aktivitas “narco-terorisme” dan kejahatan terorganisir yang dianggap membahayakan keamanan nasional mereka.

Tidak hanya meluluhlantakkan sebagian infrastruktur pertahanan Venezuela, operasi ini sukses meringkus Maduro beserta istrinya, yang langsung diterbangkan ke New York untuk menjalani proses hukum.

Merujuk pada laporan Guardian dan sumber terpercaya lainnya, berikut rincian serangan tersebut:

1. Armada Udara dan Teknologi Perang

AS menurunkan kekuatan udara yang masif, melibatkan lebih dari 150 pesawat di langit Venezuela. Armada ini mencakup jet tempur canggih seperti F-22 Raptor, F-35 Lightning, F-18 Super Hornet, EA-18 Growler, hingga pengebom B-1 Lancer dan pesawat pengintai E-2 Hawkeye.

Untuk mobilitas pasukan, militer AS menggunakan helikopter MH-47 Chinook dan MH-60 Black Hawk, didukung oleh drone pengintai. Sebelum serangan fisik dimulai, unit siber khusus dilaporkan telah melumpuhkan radar dan sistem komunikasi Venezuela.

2. Komposisi Pasukan

Pasukan khusus memimpin jalannya operasi dengan dukungan penuh dari berbagai matra. Unit elit yang terlibat meliputi Delta Force, Night Stalkers (160th SOAR), Angkatan Laut, Angkatan Udara, Korps Marinir, serta tim penyelamat sandera FBI.

Meski jumlah pastinya dirahasiakan, analisis lapangan mengindikasikan ratusan personel terjun langsung dengan dukungan intelijen terpadu dari darat, laut, dan udara.

3. Strategi Operasi

Serangan dilakukan secara bertahap:
* Netralisasi pertahanan udara lawan melalui serangan presisi untuk mematikan radar.
* Pendaratan pasukan khusus menggunakan helikopter di dekat basis militer utama Caracas.

* Penangkapan Maduro dan istrinya di sebuah kompleks militer.
* Evakuasi target ke kapal perang AS sebelum diterbangkan menuju New York.

4. Dampak dan Korban

Operasi dilaporkan berlangsung cepat dengan koordinasi tinggi. Di pihak AS, tercatat dua personel terluka tanpa ada korban jiwa. Sebaliknya, laporan awal dari Venezuela menyebutkan puluhan korban tewas, baik dari kalangan militer maupun sipil, akibat ledakan di sekitar Caracas. Insiden ini langsung memicu status darurat di negara tersebut.

5. Respons Global

Langkah agresif ini menuai kecaman keras dari Rusia dan China yang menyebutnya sebagai pelanggaran kedaulatan. Negara tetangga seperti Brasil dan Argentina turut menyuarakan kekhawatiran akan stabilitas kawasan. Sementara AS bersikukuh tindakan ini adalah penegakan hukum, peristiwa ini diprediksi akan merombak peta keamanan Amerika Latin secara drastis.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fadia Arafiq Keruk Uang APBD Pekalongan Rp 46 M, Menangkan Proyek untuk PT Miliknya Sendiri

4 Maret 2026 - 19:06 WIB

35 dari 125 Rudal Iran Lolos Jatuh di Tel Aviv, Iron Dome Israel Terbukti Tidak Sakti

4 Maret 2026 - 12:57 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Efek Perang Teluk, PT Chandra Asri Pacific Umumkan Kondisi Force Majeure

4 Maret 2026 - 12:05 WIB

Bupati Gresik Instruksikan Dinas PUTR Tambal Jalan Kartini dan Veteran, Meski Masuk Kewenangan Pusat

4 Maret 2026 - 11:00 WIB

11 Tersangka OTT Pekalongan Tiba di KPK, Termasuk Bupati Fadia Alrafiq dan Sekda Mohammad Yulian Akbar

3 Maret 2026 - 23:46 WIB

Delapan Orang Luka Berat dan Ringan, Kecelakaaan Beruntun 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

3 Maret 2026 - 23:19 WIB

JLS KM 16-17 Terjadi Longsor Jalur Trenggalek – Ponorogo Putus Total

3 Maret 2026 - 22:53 WIB

Gerakan Jombang Berinfaq, Pemkab dan BAZNAS Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu

3 Maret 2026 - 19:31 WIB

Trending di Headline