Menu

Mode Gelap

Headline

Dasar Penilaian BGN Terhadap SPPG MBG Hingga Yasika Aulia (20) Punya 41 Dapur

badge-check


					Yesika Aulia Ramdhani (20) sumber istimewa Perbesar

Yesika Aulia Ramdhani (20) sumber istimewa

Penulis: Jayadi | Editor: Aditya Prayoga

SURABAYA, KREDONEWS.COM– Sosok Yasika Aulia Ramadhani yang berusia 20 tahun dari Sulawesi Selatan (Sulsel) tengah menarik perhatian banyak orang.

Yasika dikabarkan mengelola 41 dapur yang dinamakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sulsel.

Sebagai anak pertama dari Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Machmud, Yasika menjabat sebagai Pembina Yayasan Yasika Group. Yayasan ini bertindak sebagai pengelola puluhan dapur MBG tersebut.

Keterlibatan ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat karena dianggap berpotensi menciptakan monopoli di daerah tersebut. Menanggapi isu ini, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN),

Dadan Hindayana, membantah adanya praktik monopoli dalam proses penentuan SPPG. Ia kemudian menjelaskan bagaimana proses pengajuan SPPG dilakukan.

“BGN tidak mengenal siapa yang mengajukan karena mekanismenya berbasis portal. Yang kami kedepankan adalah profesionalisme dan kelengkapan dokumen,” jelas Dadan, seperti yang dikutip Detikkom.

Dadan menambahkan bahwa BGN sebenarnya sudah membatasi jumlah SPPG yang boleh dimiliki oleh satu yayasan.

Namun, pengecualian berlaku untuk SPPG yang memang berada di bawah lembaga tertentu seperti sekolah atau institusi pemerintah.

Menurut Dadan, BGN merasa sangat terbantu dengan cepatnya pendirian SPPG ini. Hal ini sejalan dengan upaya mempercepat pemenuhan hak gizi anak-anak Indonesia dengan sajian menu yang seimbang.

Ia pun memberikan penghargaan kepada semua pihak yang bersedia menanamkan modal dan ikut serta dalam program MBG.

“Itu kan investasi, itu bukan uang negara, dan menjadi pejuang merah putih dalam mewujudkan program MBG dalam tempo singkat,” tambahnya.

Meskipun begitu, beberapa pihak tetap mendorong pemerintah untuk meningkatkan keterbukaan dan mekanisme pengawasan.

Tujuannya adalah memastikan program MBG berjalan adil dan dapat dipertanggungjawabkan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Fadia Arafiq Keruk Uang APBD Pekalongan Rp 46 M, Menangkan Proyek untuk PT Miliknya Sendiri

4 Maret 2026 - 19:06 WIB

35 dari 125 Rudal Iran Lolos Jatuh di Tel Aviv, Iron Dome Israel Terbukti Tidak Sakti

4 Maret 2026 - 12:57 WIB

Kapal Induk USS Gerald Ford Sudah Merapat di Pantai Haifa Israel, Angkut Persenjataan Mutakhir

4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Efek Perang Teluk, PT Chandra Asri Pacific Umumkan Kondisi Force Majeure

4 Maret 2026 - 12:05 WIB

Bupati Gresik Instruksikan Dinas PUTR Tambal Jalan Kartini dan Veteran, Meski Masuk Kewenangan Pusat

4 Maret 2026 - 11:00 WIB

11 Tersangka OTT Pekalongan Tiba di KPK, Termasuk Bupati Fadia Alrafiq dan Sekda Mohammad Yulian Akbar

3 Maret 2026 - 23:46 WIB

Delapan Orang Luka Berat dan Ringan, Kecelakaaan Beruntun 10 Kendaraan di Exit Tol Bawen

3 Maret 2026 - 23:19 WIB

JLS KM 16-17 Terjadi Longsor Jalur Trenggalek – Ponorogo Putus Total

3 Maret 2026 - 22:53 WIB

Gerakan Jombang Berinfaq, Pemkab dan BAZNAS Santuni 1.000 Anak Yatim Piatu

3 Maret 2026 - 19:31 WIB

Trending di Headline