Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Daftar Barang Mewah yang Kena PPN 12% Mulai 1 Januari 2025

badge-check


					Mobil mewah PPN 12 Persen.(ist) Perbesar

Mobil mewah PPN 12 Persen.(ist)

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Pertambahan Nilai (PPN) resmi naik dari 11 persen menjadi 12 persen mulai hari ini 1 Januari 2025.

Namun, dalam perkembangan terbaru, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perubahan terkait daftar barang mewah yang dikenai tarif tersebut.

“Kenaikan PPN dari 11 persen menjadi 12 persen hanya berlaku untuk barang dan jasa mewah,” ujar Presiden dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (31/12).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kemudian memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kategori barang dan jasa yang masuk dalam kelompok mewah.

Ia merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2023, khususnya Lampiran I, yang mengatur daftar barang-barang mewah yang dikenai tarif PPN 12 persen.

Bendahara Negara juga menegaskan bahwa barang dan jasa yang saat ini dikenai PPN 11 persen tidak mengalami perubahan tarif.

“Seluruh barang dan jasa yang selama ini dikenai tarif PPN 11 persen tetap 11 persen, tidak ada kenaikan,” sebutnya.

Selain itu, pemerintah memastikan pemberian fasilitas PPN 0 persen tetap berlaku untuk barang dan jasa pokok yang dianggap penting bagi masyarakat seperti di bawah ini:

1. Bahan pangan pokok misalnya beras, kedelai, buah-buahan, dan ikan

2. Jasa angkutan umum, termasuk kereta api dan penyeberangan

3. Jasa pendidikan dari pemerintah maupun swasta

4. Buku pelajaran dan kitab suci

5. Jasa kesehatan, baik dari pemerintah maupun swasta

6. Jasa keuangan contohnya asuransi dan dana pensiun

Langkah ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan dasar.

Adapun daftar barang mewah yang dikenai PPN 12 persen adalah adalah sebagai berikut:

1. Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 20 persen yaitu kelompok hunian mewah seperti:

– Rumah mewah
– Apartemen
– Kondominium
– Town house
Jenis hunian serupa lainnya dan sejenisnya dengan harga jual sebesar Rp30 miliar atau lebih.

2. PPnBM 40 persen terdiri atas:

– Balon udara dan balon udara yang dapat dikemudikan
– Pesawat udara lainnya tanpa tenaga penggerak
– Peluru senjata api dan senjata api lainnya, kecuali untuk keperluan negara dan tidak termasuk senapan angin

3. PPnBM 50 persen di antaranya:

– Pesawat udara selain yang dikenakan PPnBM 40 persen seperti helikopter, kecuali untuk keperluan negara atau angkutan udara niaga
– Senjata api seperti revolver, pistol, dan senjata artileri lainnya, kecuali untuk keperluan negara
Senjata api serta peralatan sejenis yang dioperasikan dengan bahan peledak

4. PPnBM 75 persen terdiri dari:

– Kapal pesiar mewah, kapal ekskursi, dan kendaraan air lainnya yang dirancang untuk pengangkutan orang
– Kapal feri dari semua jenis, kecuali untuk kepentingan negara atau angkutan umum
Yacht, kecuali untuk kepentingan negara, angkutan umum, atau usaha pariwisata.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Rayakan Anniversary, PT Surya Sarana Sentosa Berbagi ke Anak Yatim dan Dukung Program Prabowo

29 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Modal Pengalaman 3 Tahun di Ditlantas Polda Jatim, AKP Septia Resmi Jabat Kasatlantas Kediri Kota

28 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Honda Surabaya Center Incar 120 SPK di GIIAS Surabaya 2026

27 Agustus 2026 - 19:17 WIB

Pasar Mi Instan Indonesia Susut 14,54 Miliar Porsi

27 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Cadangan Beras 5,1 Juta Ton, Aman Hadapi El Nino

26 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Anggaran Hampir Rp 7 T, Purbaya Kecewa Data DTSEN Morat-marit

26 Agustus 2026 - 18:42 WIB

43.805 Warga RI Kena PHK, Buruh dan Pengusaha Ungkap Hal Tak Terduga

25 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Naik, Antam Tembus Rp2.810.000 per Gram

25 Agustus 2026 - 17:13 WIB

GIIAS Surabaya 2026 Siap Digelar, Ini Daftar Pesertanya

24 Agustus 2026 - 19:23 WIB

Trending di Nasional