Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Batalyon Pembangunan Rekrut 24.000 Prajurit, Pendaftar Online 107.000 Tervalidasi 38.000

badge-check


					TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada tahun 2025 akan merekrut sebanyak 24.000 prajurit tamtama untuk mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang tersebar di seluruh Indonesia. Pendaftaran online dibuka mulai 20 Maret hingga 8 Juni 2025. Validasi dan daftar ulang berakhir pada 13 Juni 2025. Foto: jadiprajurittni.id Perbesar

TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada tahun 2025 akan merekrut sebanyak 24.000 prajurit tamtama untuk mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang tersebar di seluruh Indonesia. Pendaftaran online dibuka mulai 20 Maret hingga 8 Juni 2025. Validasi dan daftar ulang berakhir pada 13 Juni 2025. Foto: jadiprajurittni.id

Penulis: Tanasyafira L. Tirani    |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- TNI Angkatan Darat (TNI AD) pada tahun 2025 akan merekrut sebanyak 24.000 prajurit tamtama untuk mendukung pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rekrutmen ini merupakan bagian dari strategi penguatan organisasi TNI AD yang telah direncanakan secara matang sebagai respons terhadap kebutuhan pembangunan dan stabilitas di 514 kabupaten/kota di Indonesia.

Setiap batalyon teritorial ini akan berdiri di lahan seluas sekitar 30 hektar dan memiliki beberapa kompi yang berfungsi langsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan hanya bertugas tempur. Ada empat jenis kompi yang akan dibentuk dalam struktur batalyon ini:

  • Kompi Pertanian, untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada nasional.
  • Kompi Peternakan, untuk memperkuat penyediaan protein hewani.
  • Kompi Medis, sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dan penanganan bencana.
  • Kompi Zeni, yang bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah tertinggal dan rawan bencana.

Rekrutmen ini juga didorong oleh meningkatnya animo pemuda Indonesia untuk menjadi prajurit TNI AD, dengan data pendaftaran calon tamtama tahun 2025 mencapai lebih dari 107.000 orang, di mana sekitar 38.800 sudah tervalidasi.

Selain kuantitas, kualitas dan semangat nasionalisme para calon prajurit juga terus meningkat, yang tercermin dari capaian rekrutmen yang selalu melebihi target dalam lima tahun terakhir.

Dengan langkah ini, TNI AD tidak hanya menyiapkan kekuatan tempur, tetapi juga kekuatan pembangunan yang hadir dan bermanfaat langsung di tengah masyarakat, sesuai dengan kebijakan pertahanan negara yang berbasis kewilayahan dan mandiri sebagaimana tertuang dalam Doktrin Pertahanan Negara 2023.

Rekrutmen Batalyon Teritorial TNI Angkatan Darat untuk tahun 2025 dilaksanakan dengan jadwal sebagai berikut:

  • Pendaftaran online dibuka mulai 20 Maret hingga 8 Juni 2025.
  • Validasi dan daftar ulang berakhir pada 13 Juni 2025.
  • Jadwal seleksi lanjutan akan diumumkan saat proses validasi/daftar ulang di masing-masing Panitia Daerah (Panda).

Proses ini berlaku untuk rekrutmen sebanyak 24.000 prajurit tamtama yang akan ditempatkan di batalyon teritorial pembangunan di seluruh Indonesia.

Berikut adalah persyaratan utama untuk mendaftar rekrutmen TNI AD Batalyon Teritorial tahun 2025:

Syarat Umum:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (menganut salah satu dari 6 agama yang diakui di Indonesia atau penghayat kepercayaan).
  • Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  • Berusia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun saat pembukaan pendidikan (15 Agustus 2025).
  • Tidak memiliki catatan kriminal, dibuktikan dengan SKCK dari Kepolisian.
  • Sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata.
  • Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan dan 2 tahun setelahnya.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak bertindik/bekas tindik (kecuali ketentuan adat dengan surat keterangan).
  • Memiliki kartu BPJS atau KIS yang masih aktif.
  • Mematuhi peraturan anti-KKN dan tidak melakukan penyuapan selama proses seleksi dan pendidikan.
  • Memiliki surat persetujuan orang tua/wali selama proses penerimaan.

Syarat Khusus:

  • Pria, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri atau PNS TNI.
  • Pendidikan minimal SMA/MA/SMK/Paket C yang terakreditasi (negeri atau swasta).
  • Tinggi badan minimal untuk Tamtama 160 cm, untuk Bintara 163 cm.
  • Berat badan seimbang sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Nilai rata-rata rapor tertentu sesuai tahun kelulusan (misalnya lulusan 2023–2025 minimal 75).

Nilai Tambah:

Peserta yang memiliki sertifikat/piagam prestasi tingkat nasional (juara 1, 2, atau 3) dapat memperoleh nilai tambah dalam seleksi.

Persyaratan ini berlaku untuk rekrutmen sebanyak 24.000 prajurit tamtama yang akan ditempatkan di Batalyon Teritorial Pembangunan di seluruh Indonesia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Trending di News