Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Ayah, Ibu dan Anak Tewas, Kapolres Situbondo Bayu Sidiqie Menyimpulkan Pelakunya Sang Ayah sebelum Bunuh Diri

badge-check


					Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menyatakan, Perbesar

Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie menyatakan, "Muhammad Hasim meninggal sendirian di kamar mandi dan ditemukan pisau yang digunakan untuk bunuh istri serta anak sambungnya, dalam konferensi pers 12 Maret 2026 lalu. Foto: antara

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SITUBONDO– Misteri tewasnya tiga orang sekeluarga ayah, ibu dan satu anak sudah berjalan hampir tiga bulan. Polisi seolah kehilangan kunci untuk mengungkap kasus yang menyita perhatian yang terjadi 28 Desember 2026 lalu, dan baru terkuak kemudian.

Polres Situbondo memastikan bahwa pelaku pembunuhan terhadap dua korban dalam peristiwa tersebut adalah Muhammad Hasim, 58, terduga pembunuh yang sekaligus tewas bunuh diri.
Demikian penjelasan Kapolres Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie., dalam  Konferensi pers digelar pada, Kamis 12 Maret 2026.

Dalam konferensi pers tersebut, polisi menyampaikan hasil penyidikan dan keputusan resmi terhadap kasus ini.

Kasus ini bermula dari penemuan tiga jenazah dalam satu rumah di Dusun Watu Ketu, Desa Demung, pada 28 Desember 2025.

HS alias Muhammad Hasim (58) dinyatakan sebagai pelaku yang membunuh istri dan anak sambungnya sebelum kemudian mengakhiri hidupnya sendiri.

Korban terdiri atas dua orang perempuan: Suningsih (38, istri) dan Umi Rahmania (18, anak sambung), sementara jenazah Hasim ditemukan terpisah di kamar mandi.

Kasus ini bermula dari penemuan tiga jenazah dalam satu rumah di Dusun Watuketu, Desa Demung, pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 WIB. Polisi awalnya menemukan luka sayatan di leher ketiga korban dan sebilah pisau di lokasi, sehingga muncul dugaan pembunuhan.​

Satreskrim Polres Situbondo melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk pemeriksaan sekitar 15 saksi, olah TKP, serta pengumpulan alat bukti dan hasil laboratorium forensik.

Setelah proses panjang, pada pertengahan Maret 2026 polisi menyimpulkan bahwa HS adalah pelaku pembunuhan dua korban tersebut, sebelum ia bunuh diri.

Polisi menyatakan bahwa pelaku, Muhammad Hasim (HS), membunuh istri, Suningsih (38), dan anak sambungnya, Umi Rahmania (18), lalu bunuh diri.

Sejauh ini motif utama yang disampaikan pihak kepolisian berkaitan dengan masalah rumah tangga / konflik keluarga, bukan perampokan atau dendam dari pihak luar, karena tidak ditemukan tanda‑tanda perampokan dan barang‑barang di rumah tidak hilang. **​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

Trending di News