Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

SAR dan BPD Jombang Berhasil Temukan Jasad Ducha Ismail, Korban Terakhir Longsor Wonosalam

badge-check


					Tim SAR Malagn Raya gabungan dan BPBD Jombang berhasil menemukan jasad Ducha Ismail, 56, korban longsor di Wonosalam, pada pukul 16.00 Jumat, 24 Januari 2025. Instagram@wargajombang Perbesar

Tim SAR Malagn Raya gabungan dan BPBD Jombang berhasil menemukan jasad Ducha Ismail, 56, korban longsor di Wonosalam, pada pukul 16.00 Jumat, 24 Januari 2025. Instagram@wargajombang

Penulis: Adi Wardhono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Pada hari ini, Jumat, 24 Januari 2025, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban longsor di Wonosalam, Jombang, Jawa Timur.

Operasi pencarian korban longsor di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam Jombang untuk mencari korban terakhir membuahkan hasil, Jumat sore 24 Januair 2025.

Korban yang ditemukan adalah Ducha Ismail,  56 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi tewas terjepit di bawah material rumah sekitar pukul 16.00 WIB.

Pencarian Ducha Ismail dilakukan oleh tim yang terdiri dari polisi, TNI, BPBD Jombang, dan Basarnas Unit Malang Raya. Penemuan jasadnya terjadi tepat pada hari ulang tahunnya, yang menambah kesedihan bagi keluarga dan tim pencari.

 Sebelumnya, dua orang lainnya, yaitu Widyawati (42) dan Makruf (13), berhasil selamat dan mendapatkan perawatan medis.

Setelah menemukan jasad Ducha Ismail di lokasi longsor Wonosalam, Koordinator Tim SAR Gabungan Yoni Fariza memberikan pernyataan mengenai proses evakuasi.

Ia menjelaskan bahwa evakuasi korban memakan waktu cukup lama karena jasadnya terjepit di antara reruntuhan kayu bangunan dan perabotan rumahnya.

Yoni menyatakan, “Korban terdorong sekitar 10-15 meter dari rumahnya” dan menekankan tantangan yang dihadapi tim dalam mengakses dan mengevakuasi jasad tersebut

Selain itu,

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang adalah Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas,  menyampaikan bahwa area tanah longsor akan ditutup sementara untuk menjaga keselamatan, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan curah hujan yang tinggi.
Ia menegaskan, “Akses jalan juga ditutup dulu agar tidak dilalui masyarakat” untuk mencegah risiko lebih lanjut. Wiku mengucapkan terima kepada seluruh warga tim gabungan dari SAR Malang Raya, BPBD Jombang, Tagana, Polres, Kodim dan warga masyarakat yang telah membantu evakuasi korban.
Kronologi
kronologi kejadian longsor tanah di Wonosalam, Jombang:

  1. Deteksi Potensi Longsor: Sejak tahun lalu, potensi tanah longsor di Dusun Banturejo, Desa Sambirejo, telah terdeteksi. Warga melaporkan adanya retakan dan amblas pada tanah kebun di belakang rumah mereka, yang menunjukkan risiko tinggi terhadap longsor
  2. Hujan Deras: Pada tanggal 22 dan 23 Januari 2025, curah hujan tinggi melanda kawasan tersebut selama dua hari berturut-turut, yang memperburuk kondisi tanah yang sudah tidak stabil
  3. Waktu Kejadian: Longsor terjadi pada Kamis, 23 Januari 2025, sekitar pukul 05.30 WIB. Material tanah dari kebun dengan kontur curam menimbun empat rumah warga di bawahnya
  4. Korban Tertimbun: Dari kejadian tersebut, empat rumah warga tertimbun. Llima orang dilaporkan tertimpa material longsor. Tiga orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sedangkan dua orang lainnya, Ducha Ismail (56) dan putrinya Duwi Ayu Wandira Ismail (9) dinyatakan hilang.
  5. Pencarian Korban: Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk mencari korban yang hilang. Pencarian dilakukan secara manual dan menggunakan alat berat untuk mengakses area terdampak
  6. Penemuan Korban: Pada pukul 11.20 WIB pada hari yang sama, Duwi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian Ducha Ismail dilanjutkan hingga keesokan harinya
  7. Evakuasi Ducha Ismail: Pada Jumat, 24 Januari 2025, jasad Ducha Ismail ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB, tepat di hari ulang tahunnya. Ia ditemukan terjepit di antara reruntuhan material rumahnya.
  8. Penutupan Lokasi: Setelah penemuan korban, area longsor ditutup sementara untuk menjaga keselamatan warga dan mencegah akses ke lokasi yang masih berpotensi berbahaya akibat kondisi tanah yang labil. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Fokus Berobat Sakit Jantung ke Luar Negeri

22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Menelisik Akar Terorisme (38): Kasus Pemimpin Teroris Mati Saat Mandi

21 Juli 2026 - 21:02 WIB

Sambut Muktamar 35 NU, PUPR Jombang Kebut Perbaikan Infrastruktur ke Area Tambakberas

21 Juli 2026 - 20:26 WIB

Bareskrim Ringkus 12 Orang Sindikat Pencuri 600 Modul BTS, Kerugian Rp60 Miliar

21 Juli 2026 - 19:39 WIB

Indonesia Punya Bullion, Prabowo: Simpan 231 Ton Emas Senilai Rp231 Triliun

21 Juli 2026 - 08:15 WIB

5 Badai Persoalan Timpa Hotman Paris: Dua Kali Minta Maaf, Kematian Rocky dan Angpao dari Prayogo Pangestu

21 Juli 2026 - 07:07 WIB

Perundungan Seksual Beruntun Libatkan 27 Pelaku, Polisi Sampang Ringkus 17 Tersangka

20 Juli 2026 - 23:05 WIB

Menelisik Akar Terorisme (37): Seni dan Sastra Awal Teror

20 Juli 2026 - 20:37 WIB

Habiburrokhman: Awas UU Perampasan Aset Berubah Jadi Abuse of Power Aparat Penegak Hukum

20 Juli 2026 - 20:12 WIB

Trending di News