Menu

Mode Gelap

News

Warga dan Relawan GKJW Bantu Evakuasi 20 Pendaki yang Terjebak di Jurang Gunung Wilis

badge-check


					Sebanyak 20 orang rerata berusia di atas 50 tahun tersesat di jurang lereng gunung Wilis, kabupaten Madiun. Setelah berhasil dievakuasi mereka beristirahat di sebuah gereja setempat. Tangkap layar video youtube@TVone Perbesar

Sebanyak 20 orang rerata berusia di atas 50 tahun tersesat di jurang lereng gunung Wilis, kabupaten Madiun. Setelah berhasil dievakuasi mereka beristirahat di sebuah gereja setempat. Tangkap layar video youtube@TVone

Penulis: Wibisono  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MADIUN – Sebanyak 20 pendaki terjebak di lereng gunung Wilis, tepatnya di tengah hutan desa Kepel, kecamatan Kare, Kabupaten Madiun,  Minggu, 19 Januari 2025.

Mereka dilaporkan terjebak selama sekitar dua jam, setelah kehilangan arah saat melakukan kegiatan susur alam menuju Air Terjun Krecek Ndenu.

Pemimpin kelompok pendaki Yong Hin menjelaskan, mulanya tujuan mereka adalah pergi ke Air Terjun Krecek Ndenu, namun di tengah perjalanan mereka terpaksa mengambil rute berbeda.

“Kami jalan dari bawah ke atas menuju Dusun Jajar pada pagi hari. Tapi rute yang biasanya dilewati ini tidak bisa dilalui, adanya arah lebih ke barat sekitar 100 meter,” jelasnya.

Setelah pertimbangan bersama sama, kelompok pendaki itu akhirnya mengambil jalan berbeda. Namun selang beberapa saat berjalan, ternyata berujung ke jurang.

“Akhirnya kami cari lagi, telusuri sungai 100 meter agar sampai ke lokasi. Tapi karena kami kelihatan jalan yang mengarah dekat lokasi, kami ambil jalan itu,” ungkapnya.

Beruntung ada satu pedaki yang bisa keluar dari jurang di lereng Gunung Wilis . Bahkan dia berhasil  menemukan ke perkampungan di dusun Golang, desa Kuwiran, kecamatan Kare, kabupaten Madiun.

Warga dan relawan GKJW setempat berperan aktif dalam proses evakuasi, membantu pendaki yang mengalami kesulitan menemukan jalan keluar hingga malam tiba. Beberapa pendaki juga dilaporkan mengalami cedera akibat bebatuan runtuh selama kejadian tersebut.

Beruntung, semua pendaki berhasil diselamatkan dan dibawa kembali ke lokasi aman tanpa ada laporan korban jiwa, namun upaya melakukan evakuasi mereka berlangsung dramatis.
Proses evakuasi 20 pendaki yang terjebak di lereng Gunung Wilis berlangsung dramatis dan melibatkan kolaborasi antara pendaki dan warga setempat.

Pendaki yang tergabung dalam komunitas hiking asal Kota Madiun memulai perjalanan menuju Air Terjun Krecek Ndenu pada pagi hari. Mereka terpaksa mengambil rute alternatif setelah jalur utama tidak dapat dilalui, yang membawa mereka mendekati jurang dan akhirnya tersesat di medan yang sulit

Salah satu pendaki berhasil keluar dari dasar jurang dan mencari bantuan di perkampungan terdekat. Informasi mengenai keberadaan pendaki yang terjebak kemudian disebarkan melalui grup pesan singkat oleh warga

Mendapatkan informasi, warga setempat, termasuk Marsidi, segera berangkat ke lokasi dengan peralatan lengkap, meskipun kondisi cuaca buruk dan gelap menjadi kendala
Mereka sempat mengalami kebingungan mengenai lokasi karena informasi yang tidak jelas, tetapi akhirnya menemukan pendaki di sisi timur jurang.
Dengan menggunakan tali yang dibawa, warga mulai mengevakuasi pendaki satu per satu dari dasar jurang yang curam. Proses ini berlangsung selama sekitar satu jam, dan semua pendaki berhasil diselamatkan.

Setelah dievakuasi, para pendaki dibawa ke sebuah gereja setempat untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan. Beberapa dari mereka mengalami cedera akibat reruntuhan batu selama kejadian. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jaga Stabilitas dan Ketertiban, FPII Laporkan Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 18:38 WIB

Kejati Sita Uang Rp2,3 Miliar Terkait Dugaan Pungutan Liar Dinas ESDM Jatim

17 April 2026 - 17:15 WIB

Membawa Materi Koreksi Rezim, Aktivis GMNI Jombang Unjuk Rasa dan Berdialog dengan Dewan

17 April 2026 - 15:53 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 8): Kejahatan di Jalur Emas

17 April 2026 - 15:31 WIB

Dua Tim KPK Turun ke Pemkab Jombang, Bicara Gratifikasi dan LHKPN

17 April 2026 - 14:48 WIB

Basarnas Telah Temukan Reruntuhan Helikopter di Tapang Tingang Sekadau

16 April 2026 - 22:28 WIB

Kades Sampurno Ketawa-ketawa, Dikeroyok 15 Orang dan Dibacok di Rumahnya Pakel Lumajang

16 April 2026 - 21:24 WIB

155 Siswa SD-SMP dan SMA di Anambas Keracunan MBG, Pemkab Langsung Menutup MBG

16 April 2026 - 18:12 WIB

Pembakar Sampah Keputih Mangkrak 25 Tahun, Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:34 WIB

Trending di News