Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Polda Sulsel Bentuk Tim Memburu Penembak Pengacara Rudi S. Gani

badge-check


					Suasana pemakaman pengacara Rudi S. Gani. Dia tewas seketika ditembak oleh sniper, saat berada dirumahnya merayakan tutup tahun 2024. Tangkap layar video youtube@ iNews Perbesar

Suasana pemakaman pengacara Rudi S. Gani. Dia tewas seketika ditembak oleh sniper, saat berada dirumahnya merayakan tutup tahun 2024. Tangkap layar video youtube@ iNews

Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BONE – Rudi S. Gani, seorang pengacara berusia 49 tahun, ditembak mati oleh orang tak dikenal (sniper) saat berada dalam rumah bersama keluarga merayakan malam tahun baru di Bone, Sulawesi Selatan, 31 Desember 2024.

Insiden tersebut terjadi di rumah istrinya desa Pattukku, Bobe, Sulawesi Selatan, ditembak tepat di bagian wajahnya, sehingga peluru menembus hingga ke tulang belakang lehernya.

Tidak terdengar suara letusan, korban langsung tewas, keluarga semula mengira saat itu Rudi S. Gani mengalami pecah pembuluh darah. Setelah diteliti ternyata peluru tembus sampai tulang leher.

Setelah penembakan tersebut, jenazahnya dimakamkan di kampung halaman istrinya di Pangkep.

Gani telah menangani beberapa kasus hukum sebelum kematiannya, sehingga menimbulkan kekhawatiran tentang motif potensial di balik serangan tersebut.

Motif di balik pembunuhan Rudi S. Gani masih belum jelas. Namun, ia diketahui menangani beberapa kasus besar, termasuk sengketa lahan, sebelum tewas ditembak oleh orang tidak dikenal saat berkumpul dengan keluarga pada malam tahun baru.

Istri Rudi S. Gani bernama Hj. Maryam,  45 tahun, menjelaskan bahwa suaminya tidak pernah memiliki masalah serius dengan orang lain sepanjang kariernya sebagai pengacara

Istrinya menyatakan bahwa meski banyak kasus yang ditangani, tidak ada yang melibatkan orang-orang berpengaruh.

Polisi telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki insiden ini dan berharap analisis proyektil dapat memberikan petunjuk lebih lanjut.

Kombes Jamaluddin Farti, Direktur Reserse dan Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulsel, yang mengonfirmasi bahwa tim Resmob dan Labfor dikerahkan untuk mengumpulkan bukti dan menganalisis proyektil peluru.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:40 WIB

Jaksa Tuntut 8 Tahun 6 Bulan, Pendukung Sudewo Ngamuk di PN Tipikor Jakarta

21 September 2026 - 22:16 WIB

Valuta Asing Rp2,8 M Disimpan di Plafon Rumah Madyopura Malang, Jejak Gatot Heroe Pejabat Dirjen Bea Cukai

21 September 2026 - 20:46 WIB

Arahan Prabowo, Bahlil Godok Strategi Konversi Batu Bara Jadi BBM

21 September 2026 - 19:12 WIB

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara

21 September 2026 - 19:02 WIB

5 Kepsek SDN Tebingtinggi Dicopot, Gegara Tolak Serahkan Revitalisasi Rp2,44 M yang Ditunjuk Diknas

21 September 2026 - 18:04 WIB

PT Annisa Ahmada Diduga Pakai Sistem Ponzi: Rekrut 4.000 Pendaftar Umrah, Taksir Kerugian Rp120 M

21 September 2026 - 10:24 WIB

Pidato KH Hasan Abdullah Sahal: Kami Tidak Cari Muka, Pak Presiden Kami Tetap Pilih Pendidikan

20 September 2026 - 23:36 WIB

“Demam Ube” Menggila: Filipina Stop Eksport, Peluang Emas Ubi Ungu Indonesia Mendunia

20 September 2026 - 18:28 WIB

Trending di Nasional