Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

CNG Jadi Pengganti LPG 3 Kg, Mulai Diproduksi Juli

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempersiapkan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai energi alternatif pengganti LPG 3 kilogram (kg). Kementerian ESDM tengah menyiapkan CNG dengan tabung 3 kg.

Mulanya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan total konsumsi LPG secara nasional timpang dengan produksi dalam negeri. Bahlil menyebut total konsumsi LPG mencapai 8,5 juta ton per tahun, namun produksinya hanya 1,8-1,9 juta ton per tahun, sedangkan sisanya diimpor.

“Selebihnya kita impor. 75% sampai 80% impor. Kenapa LPG kita cuma 20% dari total kapasitas konsumsi kita? Karena memang bahan bakunya itu C3 C4. Gas kita melimpah, tapi gas kita itu C1 C2,” ujar Bahlil dalam acara CNBC Energy Forum 2026, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Pemerintah mengalihkan fokus pada gas bumi berjenis C1 dan C2 yang cadangannya sangat melimpah di Indonesia untuk diolah menjadi CNG. Bahlil mencontohkan temuan cadangan gas raksasa (giant discovery) di Kalimantan Timur yang memiliki potensi 5 triliun kaki kubik.

“Ditambah 2 TCF, serta konsentrat yang setara dengan 200.000 barel minyak. Itu di 2028-2029 produksinya itu bisa mencapai 3.000 MM. Sementara untuk meng-cover konsumsi LPG kita tidak lebih dari 800 MM. Jadi, surplusnya banyak sekali,” beber Bahlil.

Bahlil menjelaskan, penggunaan CNG bukan hal baru. Pemanfaatan CNG ukuran 12 kg dan 50 kg telah digunakan di industri hotel, restoran, dan kafe. Uji coba CNG dengan tabung 3 kg telah memasuki tahap ketiga dengan PT Pertamina (Persero).

“Cuma untuk rakyat kita di bawah yang dikenakan subsidi itu adalah harus pakai tabung yang 3 kg, tekanannya itu 200 sampai 250 bar. Nah, ini yang kita sekarang lagi uji coba dia pakai valve. Nanti kompornya tidak perlu diganti kompor langsung, dan itu bisa menahan peledakan dan kebakaran. Itu sudah sekarang lagi diuji. Sekarang kita lagi uji tahap ketiga mudah-mudahan bulan Juli sudah bisa produksi,” terang Bahlil.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Menkomdigi: Jika Internet Dipotong, 80 Persen Konektivitas Singapura Lumpuh

28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Rupiah Rp18.183/US$ Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ini Kata BI

28 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Meriahkan Operasi Patuh Semeru 2026 Satlantas Polres Gresik Bagikan Cokelat

28 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Pemkab Gresik Lakukan Seleksi Sertifikasi BNSP Pelaku Kuliner

28 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Catat, Daftar Rute dan Kota Tujuan Mudik Gratis Nataru

27 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Mendadak Menlu Singapura Vivian Balakrishnan, Kunjungi Jakarta

27 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Kemnaker Resmi Buka Pendaftaran Magang Nasional Batch 3 Angkatan II 2026

27 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Gresik Bangkitkan Kembali Jaga Ketertiban Dalam Masyarakat Melalui Aslinmas

27 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Trending di Nasional